Lukas 12:1-12
Lukas 12:12. “Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu lakukan.”
Suatu ketika, teman pelayanan saya kehabisan bensin di tengah jalan. Padahal di dekat rumahnya ada pom bensin. Namun entah kenapa, teman saya tenang-tenang saja, sehingga akhirnya mogok sebelum sampai di gereja. Mungkin ia beriman, bahwa Tuhan akan mencukupkan? Atau mungkin ia berpikir bahwa mobilnya bisa terbang? Mungkin juga dia tidak bawa uang untuk beli bensin. Dan yang pasti ini keteledoran. Kalau seandainya petunjuk bensinnya tidak bekerja, masih wajar. Tapi ini mobil masih baru. Nah, karena bensin habis, maka akibatnya fatal. Tiba di gereja terlambat dan berkeringat karena harus mendorong mobil.
Demikian juga kalau hidup kita sebagai orang percaya tidak dipenuhi oleh Roh Kudus, hidup kita akan kering dan kehabisan tenaga untuk melawan si jahat. Ketergantungan kita terhadap bensin sangat tinggi, demikianlah pula hidup kita harusnya mempunyai ketergantungan yang sangat tinggi terhadap Roh Kudus, walaupun masalah banyak, tapi kita harus bergerak terus.
Saat kita bergerak bersama Roh Kudus, bukan tidak mungkin kita mengalami kemacetan, tetapi itu untuk membuat kita belajar mengandalkan Roh Kudus. Justru di saat macet itulah mujizat terjadi. Di saat macet itulah sesuatu akan terjadi, yang kita pikir tidak mungkin, maka akan menjadi mungkin.
Roh Kudus akan memberi tahu kita, apa yang seharusnya kita lakukan. Di saat kita tidak berdaya, maka Roh Kudus akan memapah kita. Di saat kita tidak ada jalan, Roh Kudus akan menuntun kita. Bila itu kita lalui bersama Roh Kudus, orang akan melihat, bahwa Roh Kudus itu nyata, pertolongan-Nya ajaib dan akan berdampak bagi banyak orang.
Doa: “Terima kasih ya Allah Roh Kudus, buat penyertaan-Mu saat saya tidak berdaya. Ajarkan saya untuk terus bersekutu erat dengan-Mu, dan melalui pertolongan-Mu dalam hidupku, orang-orang akan melihat Pribadi-Mu nyata dalam hidupku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
