MALAIKAT SEJATI
Lukas 7:34. “Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.”
Sebuah unggahan foto yang mengharukan menangkap momen ketika seorang gadis muda pekerja sosial memberi minum seorang anak berumur 2 tahun yang diasingkan dan ditinggalkan agar mati oleh keluarganya, karena mereka berpikir bocah tersebut adalah penyihir. Anja Ringgren Loven, seorang wanita Denmark menemukan bocah lelaki yang diberi nama Hope tersebut pada 30 Januari 2016. Hope ditemukan di jalanan Nigeria dengan kondisi kesehatan sangat buruk, kurus kering dan kurang gizi. Setelah memberi minum, wanita malaikat yang memiliki banyak tato ini segera memeluk tubuh kecil tanpa sehelai pakaian itu dan membawanya ke rumah sakit. Bocah itu pun segera mendapat perawatan medis untuk membuang banyak sekali cacing dan parasit yang bersarang di tubuhnya, akibat lama hidup terlunta-lunta. Setahun berlalu, Hope menjelma menjadi balita sehat dan tampak ceria serta penuh senyum dan siap masuk sekolah.
Meskipun penampilannya yang mungkin menjadi kontroversial bagi banyak orang, Anja Ringgen Loven menjadi sahabat dan malaikat penolong, bukan hanya bagi Hope tetapi juga banyak anak-anak lain. Ia adalah pendiri African Children’s Aid Education and Development yang didirikannya untuk menyelamatkan anak-anak yang dibuang keluarga dan masyarakat. Anja mengajarkan kepada dunia tentang arti sahabat dan penolong yang sejati. Melalui hal kecil yang dilakukannya, yayasannya kebanjiran donasi untuk menunjang pelayanannya di Afrika. Perbuatannya telah menginspirasi banyak orang di dunia.
Sering kali kita lupa jika perbuatan berbicara lebih keras daripada kata-kata. Sebenarnya mudah untuk membawa orang-orang mengenal Kristus, yaitu dengan melakukan apa yang Yesus lakukan dan ajarkan. Layanilah orang-orang yang paling membutuhkan pertolongan, yang ditinggalkan orang-orang lain, yang dianggap paling hina. Biarlah mereka rasakan kasih Kristus. (NK).
Doa: “Biarlah kasih-Mu mengalir melalui hidup kami dan menjamah semua orang yang kami jumpai. Tidak hanya dengan perkataan tetapi lebih lagi lewat perbuatan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung