Renungan Harian (24 Agustus 2017)

TETAP PERCAYA

Daniel 3:15-30

Daniel 3:28a. “Berkatalah Nebukadnezar: “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya,”

Selama 3 tahun Richard Wumbrand dipenjara di sel isolasi. Di tempat yang berukuran lebih kurang 12 meter persegi di bawah tanah dengan tidak ada lampu, sinar matahari maupun jendela. Namun dia bisa berkata “Kami seakan-akan tidak ada di dalam penjara.” Orang-orang terheran-heran dengan pernyataan ini, semua orang menyangka Wumbran akan menjadi gila.

Dalam bukunya, “With God In Solitary Confinement” Wumbrand menyatakan, bahwa kekuatannya yang terbesar adalah ketika dia mengalami perjumpaan dengan Allah setiap hari. Malaikat-malaikat-Nya mengelilingi dia, itu yang ia lihat, dengar dan rasakan. Setiap hari dia bisa menulis pengalaman-pengalaman bersama Allah dalam sel penjara tersebut. Di dalam penderitaan yang berat karena nama Yesus, ia mengalami lawatan Allah yang tiada henti.

Pengalaman yang sama yang dialami oleh Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Ketika mereka tetap beriman kepada Allah, meskipun di saat sulit dan diancam akan dimasukkan ke dalam api yang menyala-nyala, namun di sana mereka mengalami lawatan Allah yang nyata. Nebukadnezar meminta mereka keluar dari dalam api tersebut dan berkata, “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah manapun kecuali Allah mereka.”

Apakah Richard Wumbran akan mengalami lawatan Allah, bila ia tidak percaya lagi kepada Allah di saat di penjara?  Apakah Sadrakh, Mesakh dan Abednego akan mengalami lawatan Allah, ketika mereka melupakan Allah dan mulai menuruti perintah raja dengan menyembah patung? Ketika seseorang tetap beriman kepada Allah di saat apa pun dalam hidupnya, maka Allah akan tetap menyertainya. (NK).

Doa: “Kami mau terus percaya kepada-Mu dan kepada firman-Mu, bahwa Engkau sekali-kali tidak akan meninggalkan kami sendiri. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …