
Renungan Harian 23 September 2021
KETAKUTAN VS TAKUT AKAN TUHAN
Mazmur 56
Amsal 8:13. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.
Apa perbedaan takut akan Tuhan dengan ketakutan yang selalu kita hadapi dalam hidup ini?
Sebagai orang percaya, kita tidak dapat mengatakan, bahwa kita adalah orang yang takut akan Tuhan tetapi hidup seenaknya sendiri. Bila seseorang mengaku bahwa ia takut akan Tuhan, maka ia harus menjauhi berbagai perilaku, sikap dan perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Takut akan Tuhan berarti kita memberikan rasa hormat yang penuh kepada Tuhan yang Maha Hadir, dengan menjaga sikap, perilaku, perkataan dan perbuatan kita setiap saat.
Ada berbagai ketakutan yang harus dihadapi manusia. Mungkin takut akan masa depan, takut ketinggian, takut kesendirian, takut kehilangan, dan sebagainya. Semua ketakutan harus dihadapi dengan menyerahkannya kepada Tuhan. Bagaimana cara menghadapi ketakutan-ketakutan itu?
Takut akan Tuhan berbicara tentang ketaatan. Bila kita taat akan tuntunan dan arahan Tuhan dalam hidup kita ini, maka perlindungan, kebenaran dan kelimpahan menjadi milik kita. Dengan hidup dalam takut akan Tuhan, orang percaya akan mampu mengatasi segala ketakutan lainnya sebab kita percaya bahwa hidup ada di dalam otoritas Tuhan. Pemazmur berkata, ketika dia mengalami ketakutan, dia percaya kepada Allah, jadi dia tidak takut terhadap apa yang diperbuat orang padanya. Bahkan musuh yang terus memutarbalikkan kata-katanya selalu berencana melawannya.
Kita tahu, bahwa Tuhan telah menetapkan rancangan-Nya yang indah untuk kita. Apa pun yang kita hadapi, kita percaya Tuhan menyertai kita. Bagian kita adalah hidup dalam takut akan Tuhan, maka Tuhan yang empunya kuasa akan menyertai dan memberikan kemenangan atas segala hal. Atasilah ketakutan dengan hidup takut akan Allah!
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau hidup takut akan Engkau, dengan menjauhi kejahatan. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 19:38-42, Kolose 3:5-11, Yeremia 26, 2 Tawarikh 10-11.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung