2 Korintus 4:6.
2 Korintus 4:6a. “Sebab Allah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”
Dalam sejarah sepak bola tercatat nama Goran Granic yang menempati posisi sebagai bek. Selama karier sepak bolanya, Granic dikenal sebagai salah satu pemain paling kotor di sepak bola Kroasia. Tekel-tekel kerasnya kerap mengundang kritikan dari pihak tim lawan, bahkan dari rekan setimnya sendiri.
Adalah sangat mustahil mengharapkan perubahan drastis pada pola permainan kotor Granic. Di satu sisi perubahan itu tentu juga akan sangat ditentang timnya, mengingat dia sangat diandalkan fungsinya sebagai palang pintu pertahanan Kroasia. Namun, ternyata sesuatu yang mustahil itu terjadi ketika Granic mengenal sosok Yesus dalam hidupnya, itu terjadi ketika dia memperkuat Hajduk Split. Sejak saat itu, Granic tidak pernah lagi melakukan tekel-tekel kotor yang sudah merupakan ciri khasnya, bahkan saat gawang timnya dalam keadaan terancam. Granic mengatakan, bahwa sepak bola diciptakan Tuhan untuk kesenangan, bukan untuk menciptakan keonaran.
Menurut pengakuan Granic, dia bisa saja menggagalkan terjadinya beberapa gol yang membobol gawang timnya, seandainya dia masih berperangai seperti dulu, namun itu sama sekali merupakan hal yang dia hindari, sejak menerima Yesus, sungguh ada perubahan karakter lama menjadi karakter Kristus.
Pengakuan percaya Yesus sudah seharusnya diikuti oleh tindakan perubahan, bukan hanya di mulut saja, supaya dunia dapat melihat karakter Kristus di dalam kita. Dalam kisah di atas, Granic sudah memberikan contoh bagaimana karakter lamanya telah digantikan dengan karakter Kristus, sehingga memungkinkan dunia melihat “terang-Nya bercahaya.” (NK).
Doa: “Kami tidak mau hanya menyatakan kami Kristen di bibir saja, tetapi biarlah kiranya dunia dapat melihat hidup kami yang berubah karena kami kini memiliki Kristus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
