Renungan Harian, 23 November 2019

PUTUSKAN!

Efesus 4:17-32

Amsal 19:11. ”Akal budi membuat seseorang panjang sabar dan orang itu dipuji karena memaafkan pelanggaran.“

Setelah mempelajari banyak kasus anak yang diperlakukan kasar, bahkan sadis oleh orangtuanya sendiri, dapat disimpulkan, bahwa orangtua yang demikian pernah mengalami hal yang sama dari orangtuanya juga. Ketika seseorang bersikap sarkastik, jahat, atau sombong, mereka sesungguhnya sedang menunjukkan apa yang mereka rasakan.  Mereka sedang kesakitan dan membutuhkan cinta kasih. Bila Anda menemukan orang yang tenang dan penuh kasih, maka orang itu merasa begitu dikasihi, sehingga dia bersikap murah hati dan ramah dengan orang lain.

Ketika seseorang menyakiti Anda, wajar bila Anda ingin orang itu merasakan luka yang Anda rasakan. Namun, itu sebuah kesalahan. Ketika Anda membalas kejahatan, Anda tidak lebih baik daripada orang yang telah melukai Anda. Untuk menjadi lebih baik dari orang itu, Anda harus membalas kejahatan dengan kebaikan. Anda memaafkan perbuatan orang yang menyakiti Anda. Itulah cara memutus rantai balas dendam dan memperbaiki setiap hubungan.

Sebuah kesalahan besar jika menyelesaikan masalah dengan menumpahkannya dalam bentuk balas dendam. Rantai kutuk itu tidak akan terputus dan tidak membuat Anda lega.  Perlawanan hanya akan menciptakan lebih banyak perlawanan. Ledakan amarah seringkali menimbulkan kemarahan yang lebih besar.

Anda harus melepaskannya. Roh Kudus akan memberi kekuatan agar Anda mampu mengasihi orang yang telah berbuat jahat terhadap Anda. Mintalah pertolongan-Nya dan gunakan akal budi Anda. Pembalasan dendam tidak menyelesaikan masalah.  Amsal mengingatkan kita, bahwa akal budi membuat seseorang panjang sabar dan jadilah orang terpuji karena memaafkan pelanggaran. Tahukah Anda ketika Anda memaafkan itu tidak membenarkan orang yang bersalah kepada Anda, tetapi itu akan membebaskan Anda.

Ayat Bacaan Setahun: 1 Yohanes 5:1-5; Ibrani 1:10-14; Yehezkiel 22; Amos 9

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, Aku  mau memutuskan rantai balas dendam dengan mengampuni orang yang menyakitiku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …