Renungan Harian (23 Nopember 2016)

23PENYEMBAH YANG BENAR

Yohanes 4:1-30

Yohanes 4:23. “Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.”

Tuhan menginginkan kita agar menyembah Dia dalam roh dan kebenaran. Menyembah Dia dengan benar dan tulus. “Penyembahan yang sejati bukan tentang lagu yang dinyanyikan atau musik yang dimainkan, tetapi inti penyembahan adalah saat hati dan jiwa seseorang, serta semua yang ada dalam dirinya memuja dan berhubungan dengan Roh Allah.“ (D.Zschech-Extravagant Worship). Bagaimana caranya agar kita dapat menjadi penyembah-penyembah yang benar? Banyak cara di Alkitab yang dapat dilakukan untuk menjadi penyembah-penyembah benar. Beberapa di antaranya:

  1. MEMPERSEMBAHKAN PUJIAN YANG LUAR BIASA

“Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.” Luk. 7:38.

Bayangkan kedalaman air mata perempuan ini sehingga cukup untuk membersihkan kaki Yesus yang berdebu! Apa yang dilakukan perempuan itu dengan buli-buli pualam berisi minyak wangi juga merupakan hal yang melampaui batas, berkelimpahan, mahal, berlebihan, mewah, bernilai tinggi, mulia, kaya, tak ternilai, berharga, dst. Kita harus mempersembahkan pujian yang “luar biasa” seperti yang dilakukan perempuan itu.

  1. MEMPERSEMBAHKAN KORBAN

Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” Kej. 22:12.

Abraham siap memberikan kepada Tuhan sesuatu yang paling dikasihinya, yaitu anaknya. Pada jaman dahulu, korban yang dipersembahkan adalah yang terbaik. Penyembahan juga melibatkan korban. Ada ”harga” yang harus dibayar agar penyembahan kita menjadi hal yang menyenangkan hati Allah. Penyembah-penyembah yang benar akan memberikan korban yang terbaik bagi Tuhan.

Doa: “Aku mempersembahkan pujian dan korban kami hanya untuk-Mu, Tuhanku, Yesusku, Juruselamatku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …