1 Samuel 15:1-35
1 Samuel 15:26. “Tetapi jawab Samuel kepada Saul: “Aku tidak akan kembali bersama-sama dengan engkau, sebab engkau telah menolak firman TUHAN; sebab itu TUHAN telah menolak engkau, sebagai raja atas Israel.”
Berdalih dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya menghindari tugas atau menutupi perbuatan yang salah atau tercela.
Dalam sebuah sesi konseling, seorang ibu menceritakan kisah pahit kehidupan rumah tangganya karena sang suami yang kedapatan berselingkuh. Alih-alih mengakui kesalahannya, sang suami justru berdalih, bahwa ia melakukan hal itu karena kesalahan sang istri sendiri yang dianggapnya tidak dapat memuaskan sang suami.
Seorang koordinator pelayanan di gereja kewalahan mencari tambahan pengerja. Ketika ia meminta anggota jemaat untuk terlibat dalam pelayanan ada saja dalih mereka. Tidak punya bakat, tidak punya waktu, dan banyak dalih lainnya yang mereka kemukakan, walau mungkin itu bukan alasan yang sungguh-sungguh dihadapi. Yang jelas, dengan memberi alasan, maka mereka bebas dari kejaran tugas pelayanan tersebut.
Seperti Saul yang berdalih kepada Samuel, seringkali kita menjumpai mereka yang berdalih untuk membenarkan ketidaktaatannya kepada Allah, bahkan mencari kambing hitam untuk membenarkan ketidaktaatan kita kepada perintah Tuhan. Musa pun sempat berdalih ketika diminta Tuhan untuk menjadi agen pembebasan bagi kaum Israel yang tertindas.
Carver mengatakan 99% kegagalan datang dari orang yang punya kebiasaan berdalih, tidak mau mencari jalan keluar, sehingga kesempatan-kesempatan akan terlewatkan begitu saja. Beda reaksi Saul dan Daud pun menghasilkan kehidupan yang berbeda. Saul berdalih dan tidak mau bertobat, hasilnya Ia ditolak Allah. Daud mengakui kesalahannya dan bertobat, sehingga Allah pun mengampuninya. Musa meski sempat berdalih, tetapi akhirnya ia mau mengambil tanggung jawab pelayanannya dan menjadi seorang pemimpin besar.
Kalau kita ingin mengalami hidup dalam kemenangan, kuncinya adalah: “Jangan suka berdalih!”
Doa: “Ampuni kami, Tuhan Yesus kalau kami kerap berdalihdan bukannya segera bertobat dari dosa kami. Ampuni kami juga yang menghindari tugas pelayanan dengan dalih yang kami buat. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
