Renungan Harian (23 Januari 2017)

KEHIDUPAN YANG DIPERSEMBAHKAN

Roma 6:1-14

Roma 6:13b. “Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.”

Janganlah kita hanya mempersembahkan harta, tetapi serahkanlah seluruh hidup kita kepada Tuhan. Mengapa? Karena hidup setiap anak Tuhan bukan lagi menjadi miliknya sendiri, tetapi sudah menjadi milik Tuhan. Allah telah membelinya dari tangan pemilik yang salah yaitu setan dengan harga yang mahal yaitu darah anak domba Allah  (1 Korintus 6:20).

Ketika kita mengikuti aturan tersebut, hidup kita bukannya menjadi susah, tidak memiliki kebebasan, terkekang, melainkan justru sebaliknya. Firman Tuhan mengatakan, bahwa setiap anak Tuhan yang menyerahkan seluruh hidupnya untuk kemuliaan Tuhan, maka akibatnya adalah:

  1. Berhasil. Mazmur 1:3, “Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”
  2. Beruntung. Yosua 1:8, “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”
  3. Dan mendapat ketenangan. Matius 11:29, “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”

Efesus 2:10 menyatakan, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Orang Kristen yang menyerahkan seluruh tubuhnya bagi Allah, maka tubuhnya menjadi kawan sekerja Allah untuk melakukan hal yang baik, berhasil, menyenangkan dan bahkan bermanfaat bagi orang lain dan tentu memuliakan Allah Bapa di sorga. Haleluya!

Doa: “Biarlah seluruh anggota tubuh kami Engkau pakai untuk menjadi senjata-senjata kebenaran, sehingga dengan demikian kami dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …