
MEMANFAATKAN
Matius 16:1-4
Matius 16:4. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.” Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi.
Tuhan Yesus dikenal sebagai pemimpin yang melakukan perbuatan-perbuatan besar serta mengajar kebenaran firman dengan penuh hikmat. Orang Farisi dan orang Saduki datang kepada Tuhan Yesus hendak meminta tanda, bahwa Tuhan Yesus memang benar datang dari Sorga. Namun, Tuhan Yesus justru tidak memberi tanda apa pun kecuali tanda Yunus.
Seorang ibu dari dua orang murid Tuhan Yesus tahu bahwa Tuhan Yesus adalah calon Raja di dalam kerajaan Sorga. Oleh sebab itu, dia meminta supaya kedua anaknya beroleh kedudukan istimewa di kerajaan Sorga. Memanfaatkan kedudukan Tuhan Yesus untuk memuaskan hasrat dirinya agar bisa punya kedudukan lebih tinggi dari para murid Tuhan Yesus yang lainnya.
Seorang yang ingin mendapatkan harta warisan dari saudaranya meminta Tuhan Yesus agar memerintahkan saudaranya untuk berbagi warisan dengan dirinya. Ketokohan Tuhan Yesus dimanfaatkan untuk memuaskan keinginannya menjadi kaya. Tuhan Yesus menasehati orang tersebut dengan perumpamaan orang kaya yang bodoh.
Kerap kali, orang percaya mengikut Tuhan Yesus hanya untuk memanfaatkan-Nya agar bisa mewujudkan berbagai keinginannya. Kita memanfaatkan Tuhan Yesus demi memuaskan hasrat kedagingan kita.
Camkan baik-baik agar kita tidak tersesat, sadarilah bahwa tujuan kita memercayai Tuhan Yesus adalah memerintah bersama Tuhan Yesus di Kerajaan Allah, bukan mengumpulkan harta, jadi orang sukses dan terkenal di dunia ini. Periksalah diri kita apakah kita tulus dalam mengikuti Tuhan Yesus atau kita hanya memanfaatkan nama-Nya untuk memenuhi ambisi kita.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, biarlah aku memiliki hati yang tulus dalam mengikuti Engkau. Agar rencana-Mu digenapi dalam hidupku. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 26:1-35; Kisah Para Rasul 15:22-34; Mazmur 54-55; Imamat 1-3.
GBI Pasir Koja 39 Bandung