Renungan Harian (23 Februari 2016)

23TERBUANG KINI TERBILANG

Efesus 4:17-32

Efesus 4:29. “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.”

Tenn seorang remaja berusia 17 tahun sedang hamil, namun pacarnya tak mau bertanggung jawab. Sambil menangis kebingungan menceritakan kehamilannya kepada orang tuanya, melihat latar belakang ayah dari janin yang dikandung adalah orang kulit hitam, dimana pada masa itu perbedaan ras masih sangat tinggi. Orang yang berkulit putih menikah dengan orang berkulit hitam itu sangat memalukan, maka orang tuanya memintanya untuk mengaborsi kehamilannya. Tenn berkata kepada orangtuanya bahwa dia sudah melakukan satu kali dosa dan dia tidak mau membuat dosa untuk yang kedua kalinya dan akan terus menjaga bayi ini. Maka orang tuanya menolak dan menjauhi, bahkan tidak pernah kontak dengannya, juga saudara-saudaranya menjauhinya, kemudian Tenn memutuskan untuk pindah ke California dan meninggalkan keluarganya, sebab di sana dia sudah merasa tertolak dan tidak diterima sama sekali.

Di suatu tempat dalam perjalanan menuju California dia duduk di pinggir jalan. Ketika itu lewat seorang wanita dan melihatnya dan wanita itu memutuskan untuk berhenti dan bercakap-cakap dengannya dan berkata kepadanya, bahwa Tuhan Yesus mengasihinya dan tidak akan meninggalkan dan melupakannya. Bahwa dia melakukan yang benar dan semua akan baik-baik saja, dan wanita itu memberikan Alkitab kepadanya. Kata-kata wanita itu begitu berkesan mendalam kepadanya, sehingga Tenn memutuskan untuk bersujud dan berdoa di salah satu sudut jalan di San Diego dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Hidupnya pun diubahkan Tuhan. Kini, anaknya menjadi penyanyi dan motivator yang dipakai Tuhan untuk menjamah hati banyak orang. Nama anak itu: Israel Houghton. Ia adalah pemimpin ribuan orang di ibadah dan menjadi pemenang Grammy Award lagu pujian Rohani.

Kita mungkin tidak pernah mengenal siapakah ibu yang bertemu dengan Tenn dipinggir jalan itu namun perkataannya mengubah seseorang dan menyelamatkan orang yang luar biasa. Bagaimana dengan perkataan kita, apakah sudah menjadi berkat bagi orang lain? (NK).

Doa: “Tuhan Yesus, kami mengerti, bahwa setiap orang yang kami jumpai itu bukan sebuah kebetulan tetapi ada dalam rencana Tuhan. Biarlah kami selalu dapat menjadi berkat yang membangun kehidupan semua orang. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …