
Renungan Harian 22 Maret 2022
KUNCI KEBAHAGIAAN HIDUP Renungan Harian 22 Maret 2022
Matius 6:25-34 Renungan Harian 22 Maret 2022
Matius 6:32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
Kegembiraan bagi seorang anak kecil sangatlah mudah. Seketika ia bisa menjadi sangat gembira dan menampilkan wajah berseri hanya karena sebuah permen atau sepotong cokelat. Sekalipun makanan tersebut bisa habis hanya dalam sekejap mata saja sudah bisa membuat mereka melupakan sejenak kelelahannya.
Namun, seiring berjalannya waktu, ketika seseorang beranjak dewasa ada semakin banyak kriteria untuk menjadi bahagia. Bagi mereka yang sudah bekerja, jika memiliki rumah, mobil, jabatan, keuangan dan lainnya menjadi faktor yang dapat memberikan kebahagiaan. Apakah benar semua itu adalah kunci kebahagiaan kita?
Pada kenyataannya tidak semua orang yang memiliki kelimpahan materi bisa bahagia. Jadi yang harus kita sadari adalah bahwa kebahagiaan itu berasal dari hati. Seperti cara berpikir seorang anak kecil yang sangat sederhana. Ketika dia merasa sebuah permen saja sudah cukup, maka dia tidak merasa sedih. Dia tidak peduli, apakah memiliki baju bermerek atau bahkan barang mewah lainnya. Dia tidak akan merasa harus sama seperti orang lain, dia lebih suka menjadi dirinya sendiri.
Cobalah, kita merenungkan begitu banyak berkat yang sudah Tuhan berikan bagi kita yang tidak bisa dinilai dengan materi, seperti pasangan hidup, keluarga, teman, komunitas dan lain sebagainya. Jangan mencari-cari alasan agar kita bisa gembira dan bersyukur sebab sesungguhnya Tuhan sudah menyediakan banyak hal untuk kita syukuri dalam hidup ini. Gembira atau tidak, semuanya itu tergantung pada keputusan hati kita. Oleh sebab itu, marilah kita bersukacita karena Tuhan. Kita orang-orang benar, nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus. Milikilah hati yang tulus dan bersyukur seperti seorang anak kecil.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, ajar aku selalu bersyukur atas kebaikan-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Ulangan 4; Markus 15:1-20a.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung