Markus 5:25-34
Markus 5:29. “ Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.”
Pada bulan Februari 2015, gereja kami kedatangan seorang Hamba Tuhan dari Kanada. Beliau biasa mengadakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) kesembuhan. Dalam setiap KKR yang dihadiri banyak orang, bahkan sampai ribuan orang, selalu terjadi kesembuhan yang luar biasa. Demikian juga saat KKR di Gereja kami. Ada kesembuhan demi kesembuhan yang terjadi. Beberapa orang yang berpikiran logis berkata, “Mana mungkin? Itu bohongan, sandiwara kali…” Ya, bisa saja orang yang tidak percaya akan mujizat, berkata demikian. Namun, saya sebagai ketua panitia saat itu, menjamin 100%, bahwa itu bukan rekayasa.
Saya pun dikuatkan oleh kisah Joel Sonnenberg, yang terbakar tubuhnya sebanyak 85% pada usia 22 bulan. Tujuan keluarganya yang akan berlibur, berubah jadi bencana saat ada truk trailer yang menabrak kendaraan yang antri di pintu tol. Namun, pertolongan Tuhan terhadap Joel luar biasa, di saat semua sudah keluar dari mobil, ia tertinggal dan terbakar, tapi ada yang menolongnya. Ia berhasil diselamatkan meski selama bertahun-tahun mengalami penderitaan karena operasi cangkok kulit. Ia mengampuni supir yang menabrak dan mengakibatkannya cacat seumur hidup. Ia bisa berkata, “Ini adalah doa saya untuk Anda, Mr Dort…., bahwa kamu tahu, kasih karunia Tuhan dan Juruselamat Yesus Kristus tidak memiliki batas dan dunia tidak masuk akal tanpa DIA.” Ya Joel, bisa mengampuni, karena ia mengalami mujizat di mana sebelumnya hanya divonis punya kesempatan hidup 10% saja.
Mujizat bisa terjadi dimana dan kapan saja. Saat KKR, mujizat terjadi karena iman dari setiap orang yang disembuhkan, bukan karena Hamba Tuhan tersebut. Bahkan, Joel bisa mengampuni karena ia merasakan kasih karunia Tuhan yang luar biasa. Demikian juga, jika Anda ingin mengalami mujizat, lihatlah, bahwa mujizat terjadi bukan karena kita yang kuat, hamba Tuhan yang luar biasa, tetapi karena kesatuan iman kita dan kasih Tuhan membuat mujizat itu terjadi. (NK).
Doa: “Bersyukur untuk kasih karunia-MU, Tuhan. Mujizat-MU tidak pernah surut, hanya karena iman kami yang kurang, maka kami tidak mengalami-Nya. Mampukan kami untuk bersyukur selalu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
