
SELALU DISAMPING
Yesaya 41:8-14
Mazmur 91:15. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Seorang anak balita yang berusaha naik sebuah tangga akan dengan percaya diri naik sampai tujuan karena dia tahu ada orangtuanya yang terus mengawasi dan menjaganya agar tidak jatuh atau terpeleset. Anak-anak yang merasa takut dan cemas biasanya akan ditenangkan oleh kekuatan orangtuanya.
Bacaan firman Tuhan hari ini berbicara tentang “tangan”. Setelah memperingatkan umat Israel agar tidak takut dan bimbang, Tuhan berkata kepada mereka, “Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan” Di sinilah kita melihat kuasa Allah. Kata “tangan” disebutkan sekali lagi tentang Tuhan yang bekerja untuk menjamin keselamatan umat kesayangan-Nya. “Sebab Aku ini, Tuhan, Allahmu, memegang tangan kananmu” (ay.13). Walau situasi hidup dan zaman telah berubah, Allah tidak pernah berubah. Kita tidak perlu putus asa karena Tuhan masih meyakinkan kita dengan janji-Nya untuk menopang kita (ay.10) dan dengan firman yang sangat kita rindukan, “Janganlah takut” (ay.10,13).
Tujuan dari ayat-ayat di atas ini adalah untuk meredam ketakutan, dan untuk mendorong iman dari orang percaya yang ada dalam kesesakan. Mungkin hal ini dimaksudkan pertama-tama untuk mendukung Israel umat Allah, yang ada dalam penawanan di Babel. Namun, semua orang yang setia melayani Allah hendaknya teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari firman Tuhan.
Dalam Bahasa Yunani kata menyertai = Me `im = Bersama-sama, disamping. Artinya Tuhan Bapa kita selalu ada di samping kita, selalu bersama kita, walaupun badai menghantam, gelombang terus menghampiri, Dia akan selalu ada buat kita.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau selalu ada menyertai. Kami aman Bersama-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 12:1-21; Kisah Para Rasul 7:1-8; Mazmur 1-2; Kejadian 37:12-38:30.
GBI Pasir Koja 39 Bandung