Lukas 1:26-38
Lukas 1:31. “Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”
Dalam merayakan Natal, kita berusaha untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi keluarga, sahabat dan bahkan gereja ketika kita melayani ibadah Natal atau sumbangan untuk Natal. Tetapi adakah yang terlintas dalam hati dan pikiran kita, bahwa apa sesungguhnya yang terbaik untuk kita berikan bagi Yesus dalam Natal ini?
Maria siap menerima tawaran Allah untuk mengandung bayi Yesus dengan resiko nama baik dan nyawanya. Karena mengandung sebelum pernikahan saat itu adalah aib dan harus menerima hukuman mati dengan cara dirajam batu. Menerima tawaran mengandung bayi Yesus adalah pemberian yang terbaik dari diri Maria.
Musa, dalam Ibrani 11:27, “Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.”
Daniel, dalam Daniel 6:11. “Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.”
Tuhan Yesus mengatakan, bahwa setiap orang percaya harus siap menanggung resiko karena Dia. Markus 13:13, “Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat.”
Mungkin saat ini Anda sedang menghadapi resiko besar karena nama Yesus. Bertahan dan percayalah Tuhan Yesus tidak membiarkan Anda sendiri menghadapinya. Jadikan hal itu sebagai kesempatan untuk memberi “kado“ terbaik bagi Tuhan Yesus di Natal tahun ini.
Doa; “Kami mau memberi yang terbaik yang ada pada kami bagi-Mu, Tuhan Yesus. Karena kami tahu Engkau telah memberi yang terbaik dari diri-Mu untuk kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
