Markus 10:28-31
Markus 10:30. “Orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.”
Tahun ini adalah, natal pertama Marta tanpa bersama kelurga, karena dia memutuskan melayani sebuah gereja di desa yang terpencil, yang jauh dari orang tua serta sanak saudaranya. Secara manusiawi kesepian dan kerinduan kepada kelurga begitu terasa olehnya. Malam Natal yang biasa dia lewati bersama kelurga tercinta kini harus ia lewati sendiri.
Namun, di tengah kesendiriannya, Sahabat dan Keluarga Sejati Marta berkata, “Engkau tidak sendiri anakKu, ada Aku yang selalu setia menemanimu karena Aku tak terbatas waktu dan tempat. Marta, Aku lebih dulu mengalaminya. Aku meninggalkan Bapa-Ku dan meninggalkan rumah-Ku hanya untuk meyelamatkanmu.”
Anda dan saya mungkin merasa seperti Marta, di mana karena pelayanan dan misi harus terpisah dari kelurga tercinta, namun percayalah semuanya tidak akan pernah sia-sia di mata Tuhan, Ia pasti memperhitungkannya.
Kalau Yesus saja mau meninggalkan kemewahan di sorga hanya untuk datang ke dunia, menjadi manusia hanya untuk meyelamatkan kita, maka tidak ada alasan bagi kita, untuk tidak mau pergi melayani dan pergi bermisi bagi Allah kita.
Bahkan Yesus sendiri mengatakan, “Setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan keluarga serta harta bendanya, dia akan mendapat seratus kali lipat (Mrk. 10:29-30).”
Doa: “Tuhan Yesus, aku bersyukur Engkau layakkan aku untuk melakukan pekerjaan-Mu. Tuhan kuatkan dan teguhkanlah panggilanku selalu, agar aku tidak goyah dan jatuh. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
