
MENGENAL-MU
Matius 14:13-33
Matius 14:33. “Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau Anak Allah.”
Para murid terkagum oleh mukjizat Tuhan Yesus, 5 roti dan 2 ikan membuat mereka kenyang bahkan tersisa 12 bakul penuh. Namun, Tuhan Yesus tidak mau pengenalan mereka tentang diri-Nya hanya sampai di situ. Sekarang tiba saatnya para murid harus mengenal Tuhan Yesus melalui pengalaman hidupnya sendiri. Tuhan Yesus menggunakan danau sebagai sarana belajar para murid. Tuhan Yesus sengaja menyuruh mereka pergi dahulu ke seberang. Saat itulah badai datang. Tuhan Yesus menghampiri mereka dengan cara berjalan di atas air. Mereka mengira Tuhan Yesus itu hantu. Oleh sebab itu Tuhan Yesus berkata ” Tenanglah, Aku ini, jangan takut “. Untuk meyakinkan, bahwa diri-Nya benar Tuhan Yesus, Dia mengundang Petrus untuk ikut berjalan di atas air. Selama Petrus memandang Tuhan Yesus, dia bisa jalan di atas air. Ketika mulai memalingkan diri kepada tiupan angin, maka Petrus tenggelam.
Dalam pengenalan pribadi akan Tuhan Yesus jangan sampai ada keraguan di dalam hati kita. Dalam situasi sekarang, ada yang kehilangan anggota keluarga, pekerjaan, kesulitan ekonomi, masalah keluarga, mengalami sakit yang tidak kunjung sembuh, stress, ini seperti angin badai yang sedang menghantam kehidupan kita. Namun satu hal yang meneguhkan iman kita, Tuhan Yesus berkata “Tenanglah, Aku ini, jangan takut”. Artinya, kita harus punya waktu untuk berdiam diri di dalam doa. Kita harus menyerahkan masalah kita kepada kuasa Tuhan Yesus, sebab kita sendiri tidak sanggup mengatasinya. Tuhan Yesus mau kita terus memandang kepada-Nya.
Untuk mengenal Tuhan Yesus dengan benar, kita kadangkala dibawa melalui suatu proses kehidupan. Selama masa krisis siapakah yang menjadi sandaran kita? Sudahkah kita punya waktu untuk menyerahkan pergumulan kepada Tuhan Yesus?
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, bawa aku lebih mengenal pribadi-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 12:12-19; Efesus 2:11-22; Yesaya 66; II Raja-raja 8-9.
GBI Pasir Koja 39 Bandung