Renungan Harian, 22 Agustus 2018

KASIH YANG MEMERDEKAKAN

Filemon 1:1-25

Filemon 1:15b-16a. “……supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih,”

Pesan Paulus kepada Filemon adalah pesan yang sederhana, yaitu pesan akan kasih dan pengampunan Kristus yang telah dialami dan diterima oleh Filemon dari Tuhan Yesus. Sebagaimana Filemon yang dulu adalah budak dosa dan berupahkan maut telah menerima kasih Allah. Ia diampuni dan diterima bahkan diangkat sebagai anak Allah yang berhak menerima janji-janji Allah.

Oleh sebab itu Paulus meminta Filemon untuk juga mengampuni dan memerdekakan Onesimus sama seperti Kristus telah mengampuni dan memerdekakannya. Paulus tidak meminimalkan kesalahan Onesimus, karena itu sama saja dengan menganggap kasih karunia Kristus sebagai anugerah yang murah. Tetapi Paulus menyatakan, bahwa ia bersedia membayar berapapun harga yang harus ia bayar untuk menggantikan kerugian yang ditimbulkan oleh Onesimus. Dengan demikian Filemon dapat semakin mengerti, harga yang mahal yang telah Kristus bayar bagi hidupnya, yaitu darah Kristus sendiri. Terlalu mahal sehingga Filemon, Paulus, Onesimus juga kita semua, tidak akan mampu untuk membayarnya.

Tidaklah mudah untuk mengampuni orang yang bersalah, menyakiti dan merugikan kita. Namun, dengan memandang kepada karya Kristus di atas kayu salib dan mengingat siapa kita dan jadi apa kita hari ini jika Tuhan tidak menebus hidup kita, maka sewajibnya kita untuk mengampuni. Ketika kita tidak mau mengampuni, maka kepahitan akan membelenggu dan merugikan bahkan merusak hidup kita.

Jika hari ini ada seseorang yang harus Anda ampuni, biarlah renungan firman Tuhan hari ini mengingatkan, menguatkan dan memampukan Anda untuk melepaskan pengampunan. Ijinkan Roh Kudus menjamah dan memperbaharui hati dan hidup Anda

Doa: “Terima kasih untuk kasih-Mu yang telah mengampuni, menerima bahkan memerdekakan kami. Ajar kami untuk mengasihi seperti Yesus telah mengasihi kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …