
MEMBERI – TABUNGAN
2 Korintus 9:6-13
2 Korintus 9:7. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
Badan pengurus di sebuah gereja beranggapan, bahwa mengedarkan piring persembahan membuat jemaatnya merasa malu. Jadi, mereka memutuskan untuk membuat satu sistem baru yang tidak akan membuat malu siapa pun, khususnya orang yang tidak dapat memberi. Mereka meminta pendeta gereja itu untuk merancang cara menanganinya sehingga orang-orang dapat memberi ketika mereka masuk atau ketika mereka ke luar. Jadi, ia pun membuat beberapa kotak yang menarik dan menempatkan kotak-kotak itu di setiap pintu gereja. Namun, kotak-kotak itu unik. Jika Anda memasukkan 1 dolar atau lebih, kotak itu tidak berbunyi. Jika Anda memasukkan setengah dolar, akan terdengar bunyi lonceng kecil. Jika Anda memasukkan seperempat dolar, akan terdengar bunyi peluit. Jika Anda memasukkan satu nikel, akan terdengar satu tembakan. Jika Anda tidak memasukkan uang, sitem otomatis dalam kotak itu akan memotret Anda!
Bagi Rasul Paulus, memberi itu bukan berarti kehilangan, melainkan merupakan semacam tabungan: itu menghasilkan keuntungan besar bagi mereka yang memberi. Orang Kristen dapat memberi dengan murah hati atau dengan sedikit; Allah akan memberikan upah sesuai dengan pemberian mereka (lih. Mat 7:1-2).
Paulus tidak berbicara terutama tentang jumlah pemberian itu, tetapi mengenai mutu dari kerinduan hati dan motivasi kita. Janda yang miskin itu memberi sedikit, tetapi Allah telah menganggapnya banyak karena dibandingkan dengan bagian yang diberikannya dan karena pengabdiannya yang sempurna.
Bermurah hatilah ketika Anda masih hidup di dunia dan Anda akan melihat hasilnya ketika Anda sudah ada di sorga (Swindoll).
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau memberi yang terbaik dari diri kami bagi-Mu, sebab kami mengasihi-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Amsal 10-12; 1 Korintus 16.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung