Renungan Harian (21 September 2017)

JIKA SUDAH TUMBUH

Matius 13:31-32

Matius 13:32b. ”Tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.”

Alkitab menuliskan, bahwa Kerajaan Allah itu diibaratkan seperti benih/biji sesawi. Artinya, jika Anda dan saya bertobat dan sungguh-sungguh hidup di dalam Tuhan, maka efek dari kehidupan kita akan mempengaruhi banyak orang. Dengan catatan, jika benih itu sudah tumbuh. Garis bawahi kata ‘sudah’ di sini. Mengapa? Karena benih atau potensi adalah kemampuan yang belum terwujud. Sebuah kekuatan yang terpendam atau kapasitas yang Allah taruhkan di dalam diri Anda tetapi belum terpakai. Semua yang bisa kita lakukan tetapi belum kita lakukan, itu lah potensi.

Benih akan tetap menjadi benih jika tidak tertanam di tanah. Untuk bertumbuh benih memerlukan tanah yang baik, dengan atmosfir yang tepat dan cara pemeliharaan yang benar. Artinya kita baru bisa mengembangkan potensi kita, jika kita sungguh-sungguh tertanam di dalam Tuhan, berada di lingkungan yang mendorong kita untuk menggali potensi kita supaya dapat berkembang maksimal. Juga dukungan orang-orang lain yang membantu kita supaya kita tetap ada di jalur yang benar.

Saya pernah berdiri dengan lidah kelu dan hati yang hancur di samping jenazah seorang teman yang meninggal dunia karena over dosis narkoba di usia yang sangat muda. Saya sangat mengenal pribadinya, dan tahu betapa ia memiliki banyak kemampuan dan talenta. Sayangnya ia berada di lingkungan yang salah dan akhirnya narkoba kemudian merenggut nyawanya. Tetapi yang tidak kalah menyedihkan ialah jika kita hidup begitu lama, tanpa tahu apa potensi kita, lalu kemudian meninggal dunia tanpa mengalami pertumbuhan.

Mari kita datang kepada Tuhan, minta Ia menyingkapkan apa potensi yang Ia taruhkan di dalam diri kita dan ambillah komitmen untuk tidak menyimpannya tetapi mengembangkannya bagi kemuliaan Tuhan.

Doa: “Tuhan Yesus, tolong kami menemukan potensi kami dan bawa kami ke lingkungan yang tepat di mana semua potensi kami dapat bertumbuh dan kelak berbuah bagi kemuliaan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …