Renungan Harian (21 Oktober 2016)

21MOTIVASI MISI

Yohanes 12:12-19

Yohanes 12:13. “Mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!”

Yesus memulai minggu terakhir-Nya di dunia dengan menunggang seekor keledai memasuki Yerusalem disambut dengan lambaian ranting ranting pohon palem , dan orang banyak mengelu-elukan Dia sebagai Raja mereka. Untuk memberitahukan, bahwa Dia memang Mesias, Yesus memilih momen ketika semua orang Israel berkumpul di Yerusalem, tempat di mana banyak sekali orang bisa melihat-Nya dan suatu cara untuk memproklamirkan misi-Nya yang sangat jelas.

Bangsa itu memuji Allah karena Dia memberikan seorang raja kepada mereka, namun pandangan mereka tentang Yesus keliru. Mereka yakin Dia adalah pemimpin yang akan memulihkan bangsa mereka kembali seperti keagungan sebelumnya, dan mereka sebenarnya tuli terhadap perkataan para nabi dan buta tentang misi Yesus yang sesunguhnya. Ketika kemudian Yesus tidak memenuhi harapan mereka, banyak orang berbalik menentang Yesus.

Apa yang menjadi motivasi pengiringan kita kepada Tuhan Yesus penting untuk kita pikirkan. Apa motivasi kita melaksanakan misi penginjilan, penjangkauan jiwa, pelayanan, juga penting kita pikirkan. Ketika kita menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan raja karena kita mengalami pertolongan masalah keuangan, kesembuhan penyakit, pemulihan keluarga atau lainnya, itu bagus untuk awalnya. Namun, kita perlu mengerti lebih dalam arti menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Raja dalam kehidupan kita, agar kita tidak salah menentukan fondasi kepercayaan kita. itu sebabnya kita perlu belajar firman Tuhan lebih sungguh melalui komunitas, kelompok PA atau kelas Teologia Mesias di gereja .

Iman yang didasari kepada sebuah alasan yang benar akan kokoh sekalipun ada goncangan. Seperti Rasul Paulus yang berkata, “Aku tahu kepada siapa aku percaya ….” (2 Tim. 1:12). Kenalilah Tuhan dengan benar, sehingga Anda berpaut dengan penuh kepercayaan, melayani dengan penuh rasa hormat dan takut, karena Anda tahu kepada siapa Anda percaya dan melayani.

Doa: “Biarlah motivasi kami dalam mengikut dan melayani adalah motivasi yang benar, dan didasarkan kepada kesadaran penuh akan siapa Tuhan yang kami sembah dan kami layani. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …