Yakobus 2:14-26
Yakobus: 2:22. “Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh- perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.”
Karena menghadapi masalah besar dan hampir tak terselesaikan, saya berpikir bahwa Tuhan telah meninggalkan saya. Tuhan tidak lagi mengasihi dan tidak lagi menaruh perhatian. Saya melancarkan protes, kenapa Tuhan membiarkan saya mengalami semua ini tanpa petunjuk jalan keluar-Nya. Saya tidak lagi mengucap syukur. Saya berdoa sekadar formalitas dan tidak mengucapkan pujian dan penyembahan.
Dan apa yang Bapa Sorgawi lakukan? Dia menunggu dengan kesabaran sepanjang bentangan cakrawala. Dia tetap memperhatikan kehidupan saya. Dia memeluk saya ketika saya kembali menghampiri-Nya. Melalui Alkitab, Dia berkata, “Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.” (Yer. 31:3)
Saat itulah saya semakin mengerti, bahwa di dalam Dia ada kasih, ada harapan dan ada iman percaya. Saat itu juga saya menyadari, bahwa saya telah gagal dalam menghadapi ujian iman. Bagaimana saya bisa menjadi saksi akan kebesaran Tuhan kalau saya seorang yang gagal?
Lalu apa yang harus saya lakukan agar menang? Satu hal yang saya pelajari adalah hidup berserah kepada Allah. Hal positif ini saya jadikan sebagai sebuah pemicu agar saya tidak mengandalkan kekuatan saya sendiri. Penyerahan membuat saya mampu melihat, bahwa masalah-masalah yang akan saya hadapi, justru akan membawa saya pada tingkatan iman selanjutnya. Penyerahan juga semakin mempertebal keyakinan, bahwa perjalanan hidup saya selalu berada di dalam tuntunan tangan-Nya yang gagah perkasa itu.
Bagi saya, penyerahan berarti juga sebuah pengakuan tentang ketidakberdayaan kita sebagai manusia dan pengakuan akan kemahakuasaan-Nya sebagai Tuhan semesta alam. Mari kita belajar berserah, bukan menyerah. (NK).
Doa: “Bapa, terima kasih untuk kasih-Mu yang luar biasa atasku. Aku mau berserah kepada-Mu karena aku percaya, bahwa Engkau sungguh baik dan rancangan-Mu pasti rancangan yang terbaik. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
