FIREPROOF
Roma 5:8
Roma 5:8. “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”
Fireproof adalah film bercerita tentang seorang pria yang bekerja di Departemen Pemadam Kebakaran Amerika Serikat yang harus siap kapan saja untuk memadamkan kebakaran dan menyelamatkan nyawa orang banyak. Ia memiliki seorang istri, namun hubungan rumah tangga mereka tidak terjalin cukup baik. Sering terjadi perbedaan pendapat, yang akhirnya berujung pada adu mulut dan saling menghindar.
Mereka hampir saja bercerai, hingga suatu saat sang Ayah dari pria tersebut memintanya untuk membaca sebuah buku catatan miliknya, dan meminta anaknya untuk melakukan sebuah tindakan kasih yang sederhana setiap hari selama 40 hari, sebelum mereka memutuskan untuk bercerai. Pada hari-hari pertama, sangat berat bagi pria ini untuk melakukannya, karena tindakan kasihnya tidak digubris sama sekali oleh istrinya. Hingga suatu hari pria tersebut tidak tahan lagi dan ingin berhenti dari tindakan bodohnya tersebut.
Ia menemui ayahnya. Dalam perbincangannya, sang Ayah mendorongnya untuk tidak menyerah, karena apa yang Yesus lakukan juga dalam hidup pria tersebut juga sama seperti apa yang pria tersebut rasakan. Dan Yesus memilih untuk tetap mengasihinya tanpa syarat, walaupun pria tersebut tidak menggubrisnya sama sekali.
Kita telah menerima hadiah kasih karunia dan keselamatan bahkan pada saat kita belum mengenal Allah dan hidup dalam dosa-dosa kita (Roma 5:8). Itulah yang Yesus lakukan dan kerjakan: mengasihi kita tanpa syarat dan tanpa takut kita tidak menanggapi kembali tindakan kasih tersebut. Dan yang luar biasa dari kasih Kristus adalah, bahwa kita tidak mungkin dapat mengasihi orang lain, sebelum kita mengenal dan menerima tindakan kasih agapenya Tuhan dalam hidup kita. Kini, saat kita telah mengenal dan menerima kasih-Nya, maka kita pun akan mampu mengasihi dengan kasih Kristus.
Doa: “Bapa, buat kami mengerti betapa dalam, betapa lebar dan betapa luasnya kasih Kristus atas kami, sehingga kami dapat mengasihi sesama kami dengan kasih Kristus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung