
PERCAYA DAN MEMPERCAYAI TUHAN
Amsal 28:22-27
Amsal 28:27. “Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.”
Dr. R.C Sproul telah beberapa kali menggambarkan perbedaan antara percaya kepada Tuhan dan mempercayai Tuhan. Mudah untuk percaya, bahwa Allah ada dan mengenal sifat-sifat Allah karena tertulis dalam Alkitab. Namun, adalah sulit ketika kita diperhadapkan dengan pencobaan sehari-hari, mempercayai Allah untuk apa yang akan Ia lakukan untuk kebutuhan kita. Kita sering tergoda untuk berjalan dengan apa yang kita lihat dan bukannya berjalan dengan mata iman, dan bahkan mereka yang paling setia di antara kita secara manusiawi pernah meragukan Tuhan
Alkitab yang kita percayai mengenai mukjizat Allah di masa lalu memberitahu, bahwa Ia adalah setia dan Ia akan melakukan apa yang Ia janjikan. Ia berkata, bahwa Ia akan menyelamatkan semua yang berseru kepada-Nya (Kis. 2:21), menyediakan apa yang kita butuhkan ketika kita murah hati dengan apa yang sudah Ia berikan dalam hidup kita (2 Kor. 9:10-11).
Ayat firman Tuhan hari ini mengungkapkan mengenai kemurahhatian. Mempercayai Tuhan adalah karakteristik mereka yang murah hati. Mereka yang murah hati dengan uangnya adalah bentuk dari mempercayai Allah. Dengan kata lain, ia merasa leluasa untuk memberi karena ia tahu Allah adalah murah hati dan Allah akan memenuhi kebutuhannya. Mereka yang murah hati tidak akan berkekurangan.
Mereka yang tidak murah hati dan tidak menolong, tidak mempercayai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Orang-orang demikian akan kena kutuk karena mereka lebih percaya kepada diri sendiri, dan bukan percaya kepada Tuhan.
Hari ini, Anda diperhadapkan dengan dua pilihan. Apakah Anda ingin menjadi pemberi yang murah hati dan mempercayai Tuhan atau menjadi orang yang mengandalkan diri sendiri? Tuhan memberkati.
Doa: “Kami mau menjadi pemberi yang murah hati sebagai tanda kami percaya kepada-Mu, ya Allah.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung