
BILA TIDAK DIBASUH
Yohanes 13:1-20
Yohanes 13:8. Kata Petrus kepada-Nya: “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Jawab Yesus: “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”
Renungan firman Tuhan hari ini menceritakan tentang Petrus yang pada awalnya menolak untuk dibasuh oleh Tuhan Yesus. Tentu reaksi Petrus ini dapat dipahami. Bila seorang pemimpin, guru atau orang-orang yang terhormat ingin membasuh kaki bawahan, seperti murid atau pengikutnya, maka ada rasa sungkan yang timbul di hati mereka. Pandangan umum selalu mengaitkan aktivitas melayani adalah mereka yang berada dijenjang lebih rendah melayani yang lebih tinggi kedudukannya, sehingga rasa sungkan pasti ada ketika yang terjadi adalah sebaliknya. Namun, pembasuhan kaki yang dilakukan Tuhan Yesus bermakna jauh lebih dalam daripada sekedar aktivitas melayani.
Tuhan Yesus dengan tegas menjawab penolakan Petrus dengan sebuah peringatan, bahwa ia tidak akan mendapat bagian dalam diri-Nya bila pembasuhan tidak dilakukan kepadanya. Pernyataan Yesus sesungguhnya merujuk kepada pembasuhan rohani melalui karya-Nya di kayu salib. Tuhan Yesus telah membasuh dosa-dosa manusia dengan darah-Nya di kayu salib agar kita diperdamaikan dan menjadi milik-Nya selamanya.
Itulah sebabnya mengapa Tuhan Yesus menegaskan, bahwa tidak mungkin Petrus, dan juga kita, akan mendapat bagian dalam Dia bila Ia tidak melakukan pembasuhan tersebut. Hanya melalui Tuhan Yesus saja maka setiap orang yang percaya beroleh jalan masuk kepada Bapa. Oleh sebab itu, orang percaya selayaknya hidup dalam tanggung jawab dan komitmen agar apa yang telah dilakukan Yesus, yaitu pengorbanan-Nya, menjadi nyata dan dapat dinikmati oleh mereka yang belum mengenal Yesus. Hiduplah untuk memuliakan Tuhan agar dunia melihat dan menjadi percaya. Ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus, kita dibasuh oleh darah-Nya dan diselamatkan. Mari kita hidup sesuai dengan kehidupan yang telah dibersihkan oleh darah Kristus.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku percaya kepada karya-Mu di kayu salib. Terima kasih untuk pembasuhan-Mu yang kekal. Amin.”
Bacaan Setahun:Wahyu 15; Ibrani 11:17-23; Daniel 3; Zakharia 7.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung