
JUALLAH!
Markus 10:17-27
Matius 6:33. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Pada zaman Tuhan Yesus, banyak orang mengikuti Tuhan Yesus, karena mereka melihat mukjizat yang diperbuat-Nya dan pengajaran tentang Kerajaan Allah yang berbeda diberitakan oleh para imam Yahudi saat itu. Tidak mengherankan apabila pribadi dan karya Tuhan Yesus pada waktu itu menjadi daya tarik bagi seorang pemuda kaya. Ia mendatangi Tuhan Yesus. Ia ingin mendapatkan hidup kekal, karena hal inilah yang dirasakan masih kurang dalam hidupnya.
Pemuda kaya ini taat dalam menjalankan hukum Musa. Oleh sebab itu Tuhan Yesus memuji kesalehan hidup orang tersebut.
Namun, Tuhan Yesus menaruh belas kasihan kepada orang tersebut karena di dalam kesalehannya, ia masih terikat dengan harta kekayaan miliknya. Tuhan Yesus menawarkan sesuatu yang lebih penting dalam hidupnya yaitu harta sorgawi. Syaratnya, menjual semua hartanya dan membagikannya kepada orang miskin, lalu mengikuti Tuhan Yesus. Pemuda yang tadinya bersemangat mengikut Tuhan Yesus justru menjadi kecewa dan meninggalkan Tuhan Yesus begitu saja.
Mengapa Tuhan Yesus meminta persyaratan itu kepada orang kaya saleh ini? Tidakkah kesalehannya cukup untuk mengikut Tuhan Yesus? Allah menghendaki kita mengutamakan Kerajaan Allah dalam hidup ini lebih daripada yang lain. Tuhan Yesus ingin kita mengerti bahwa, mengikuti Tuhan tidak bisa dikonotasikan sebagai berkat kekayaan duniawi.
Harta duniawi bisa menjadi penghalang dalam kesungguhan kita mengiring Tuhan Yesus, sehingga kita sulit untuk menyangkal diri dan memikul salib.
Tuhan Yesus menginginkan kita untuk mengumpulkan harta di sorga dan mencari Kerajaan Allah lebih dahulu, supaya tidak jatuh kepada kekuatiran hidup. Harta duniawi bisa menimbulkan kekuatiran dan ketamakan. Oleh sebab itu dengarkan pengajaran Tuhan Yesus yang benar.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, bimbing aku mengasihi Engkau lebih dari yang lain. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 12:9-11; Efesus 2:1-10; Yesaya 65; II Raja-raja 6-7.
GBI Pasir Koja 39 Bandung