Renungan Harian, 20 Oktober 2018

WIBAWA ALLAH

Markus 1:21-28

Yohanes 14:12. “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;”

Seorang anak bertanya, ”Bagaimana menjadi seorang Paulus yang saputangannya bisa menyembuhkan orang sakit?” Banyak tokoh Alkitab yang dipakai Tuhan begitu luar biasa. Untuk menjawab pertanyaan anak tadi, mari kita renungkan apa yang menjadi kunci bagi Tuhan Yesus sendiri, ketika Ia melayani di bumi ini.

Kehadiran Tuhan Yesus sangat mengesankan. Meskipun banyak juga yang menentang-Nya, tetapi Tuhan Yesus tetap menjalankan misi Allah di dunia untuk menyelamatkan manusia berdosa. Ada dua hal yang dilakukan Tuhan Yesus untuk menyelamatkan manusia, yaitu: melalui pengajaran dan mujizat yang dikerjakan-Nya. Markus 1, mencatat banyak orang yang berkumpul di Bait Allah menjadi takjub mendengarkan pengajaran-Nya yang penuh kuasa, pengajaran yang disampaikan dengan wibawa Allah. Ini yang menakjubkan mereka. Tuhan Yesus yang mereka kenal adalah orang biasa, anak tukang kayu bernama Yusuf, tetapi mampu mengajar dengan penuh kuasa Allah. Orang banyak takjub karena melihat Iblis juga tunduk kepada perintah-Nya. Hal ini berarti Tuhan Yesus itu bukan orang sembarangan yang hadir di dunia ini. Dia benar -benar Allah yang menjadi manusia.

Pertanyaan bagi kita, apakah kita sebagai orang yang percaya dan beriman kepada Kristus juga takjub kepada Tuhan Yesus atau biasa-biasa saja dalam mempercayai Tuhan Yesus? Tuhan Yesus berjanji, bahwa kita yang percaya pada-Nya akan melakukan pekerjaan Allah yang lebih hebat.

Jadi kuncinya adalah percaya kepada Tuhan Yesus. Sudahkah jam-jam dalam hidup kita diisi dengan iman kepada-Nya? Jika ya, berarti kita menghabiskan waktu untuk berdoa dan merenungkan firman Tuhan, sampai pengajaran yang berkuasa dan mujizat terjadi dalam hidup kita.

Doa: “Tuhan Yesus, kami mau membuktikan, bahwa kami adalah orang yang percaya, itu terbukti dari hidup kami yang memberkati banyak orang. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …