Renungan Harian (20 Maret 2017)

KERINDUAN KEPADA ALLAH

Matius 14:34-36

Mazmur 42:2. “Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.”

Di Timur Tengah, kita dapat melihat padang pasir yang begitu luas membentang, di mana menemukan sumber mata air menjadi sesuatu hal yang sangat sulit, sehingga menjadi sebuah sukacita yang sangat besar saat seseorang menemukan. Kehausannya yang luar biasa pun dapat terpuaskan. Seperti mereka yang begitu putus asa karena sangat haus dan tidak ada air, seperti itulah pemazmur menggambarkan kehausannya akan Allah. (Mazmur 42:2-3).

Banyak orang begitu haus untuk mengejar harta, kekuasaan, ilmu dll. Tetapi Alkitab mengingatkan kita hari ini, agar kiranya kehausan kita adalah kehausan akan Allah semata. Matius 5:6 mencatat, bahwa mereka yang haus dan lapar akan kebenaranlah yang akan dipuaskan. Jika Anda dan saya datang kepada Tuhan dengan kelaparan dan kehausan akan Allah, maka janji-Nya, bahwa Ia akan memuaskan Anda.

Ketika Tuhan Yesus datang ke sebuah tempat yang bernama Genesaret, orang-orang berbondong datang membawa semua orang sakit kepada-Nya. Mereka begitu haus untuk mengalami kuasa-Nya, sehingga hanya dengan menjamah jumbah jubai Tuhan Yesus saja, mereka sudah sembuh. (Matius 14:34-36).

Jangan hanya formalitas atau rutinitas, tetapi berdoalah dengan penuh kerinduan, karena semakin hati kita rindu akan Allah, maka doa kita akan semakin berkuasa.

Doa: “Sungguh jiwa kami haus kepada-Mu, ya Allah yang hidup. Sungguh hanya di hadirat-Mu saja kami puas. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …