PENGANTARA PERJANJIAN YANG BARU
1 Korintus 11:23-26
1 Korintus 11:25. “Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!”
Menjelang kematian-Nya, Yesus mengadakan perjamuan malam terakhir bersama para murid. Roti dan Anggur dalam cawan dipakai menjadi lambang bagi Tubuh dan Darah-Nya yang akan dihancurkan. Hal itu menjadi sebuah ketetapan yang kita lakukan saat ini untuk mengingat karya-Nya di kayu salib.
“Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!” (1 Korintus 11:25).
Apakah perjanjian baru ini? Dalam perjanjian yang lama, orang-orang bisa menghampiri Allah hanya melalui para Imam dan sistem persembahan kurban. Kematian Yesus di kayu salib menandai dimulainya perjanjian baru atau perjanjian antara Allah dengan kita. Sekarang, semua orang percaya bisa menghampiri Allah; berkomunikasi dengan-Nya tanpa ada rasa takut dan harus melalui perantara imam.
Perjanjian adalah kesepakatan yang dibuat oleh dua pribadi atau kelompok di mana keduanya menyatakan untuk melakukan dan mentaati kesepakatan tersebut. Darah Kristus yang tercurah di kayu salib adalah meterai atas perjanjian baru antara Allah dan manusia. Allah berjanji untuk mengampuni dan menebus setiap dosa orang yang menerima dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Darah Kristus menjadi jaminan, bahwa setiap orang percaya dibenarkan di hadapan Allah bahkan diberi kuasa menjadi anak-anak Allah. Janji berkat yang Allah berikan kepada Abraham menjadi janji bagi setiap orang di dalam Kristus saat ini. Puji Tuhan!
Mari datang kepada Allah dengan iman di dalam Yesus Kristus, jalin persekutuan setiap waktu dan imani, bahwa janji berkat, perlindungan dan pemeliharaan-Nya adalah bagian yang disediakan bagi Anda.
Doa: “Kami percaya, bahwa janji berkat, perlindungan dan pemeliharaan-Mu adalah bagian kami, sebagai orang percaya. Terima kasih, Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung