Renungan Harian, 20 Desember 2019

SEPENANGGUNGAN

Ibrani 4:14-16

Ibrani 4:15. “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.”

Sebagai Tuhan dan Raja, dalam kelahiran-Nya sebagai manusia, Yesus tidak dilahirkan dari keluarga yang kaya, dan penuh kemewahan. Yesus juga tidak dilahirkan dari keluarga yang memiliki kedudukan yang tinggi dalam pemerintahan atau kerajaan. Yesus dilahirkan dari keluarga yang sederhana yakni Yusuf dan Maria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu.

Ketika Yesus datang sebagai manusia, Yesus juga tidak lahir di tempat VVIP atau tempat-tempat yang elit, Ia lahir dan dibaringkan di palungan tempat kandang domba. Tempat biasa domba beristrahat, di sanalah Dia dilahirkan.

Dalam kelahiran-Nya saja nampaknya Yesus sangat miskin, kekurangan bahkan menderita karena diancam akan dibunuh oleh seorang raja yang bernama Herodes. Karena raja Herodes merasa tersaingi dengan kelahiran-Nya sebagai Raja dan Juruselamat umat manusia.

Melalui peristiwa kronologi kelahiran-Nya, Yesus mau menyampaikan bahwa sejak kedatangan-Nya sebagai manusia ke dunia ini, Dia memiliki perasaan sepenanggungan dengan kita. Kekurangan, kemiskinan bahkan penderitaan yang kita alami, lebih dahulu telah dialami oleh Tuhan Yesus.  Namun tahukah kita, bahwa sebenarnya, Tuhan Yesus rela menjadi miskin dan berkekurangan supaya kita menjadi kaya.

Mungkin kita sekarang masih dalam kekurangan, dan penuh pergumulan dan penderitaan. Namun, melalui Natal ini, renungkanlah bahwa apa yang Anda rasakan dan alami saat ini, Tuhan Yesus pun merasakannya. Kabar baiknya adalah Tuhan Yesus bukan hanya merasakan apa yang kita rasakan, tetapi juga bersedia dan dengan tangan terbuka untuk memberikan penghiburan, pertolongan dan jalan keluar dari apa yang kita alami dalam hidup kita. Amin.

Ayat Bacaan Setahun: Wahyu 14; Ibrani 11:8-16; Daniel 2; Zakharia 6

Doa: “Tuhan Yesus, kami tahu Engkau mengerti bahkan merasakan apa yang kami rasakan. Kami datang kepada-Mu untuk mendapatkan pertolongan kami. Terima kasih Tuhan. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …