
PERUBAHAN SUATU KEHARUSAN
Roma 12:1-8
Roma 12:2. “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Perubahan adalah sesuatu yang pasti terjadi. Ketika kita menetapkan diri untuk tidak berubah, maka keadaan yang terus berubah akan memaksa kita untuk mengikuti perubahan tersebut. Bila dulu bepergian dengan transportasi umum, harus nunggu lama bahkan berdesak-desakan. Sekarang dengan adanya transportasi online, tinggal tunggu di tempat saja kita sudah bisa kemana-mana. Dulu dengan surat kita harus menunggu jawaban berbulan-bulan, tetapi sekarang dengan hitungan detik kita bisa mendapat jawaban karena lewat jejaring internet. Perubahan merupakan ciri dari dunia ini sehingga ada ungkapan yang menyatakan: “Yang tidak berubah yaitu perubahan itu sendiri.”
Dalam hidup kerohanian pun kita harus mau berubah. Perubahan hidup kerohanian akan meningkatkan kualitas hidup kita. Firman Tuhan mengatakan, janganlah serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu. Berubah artinya suatu usaha atau tindakan untuk mau melakukan transformasi atau metamorfosis. Seperti perubahan yang nyata pada seekor ulat yang berubah menjadi kupu-kupu yang cantik. Ada perubahan akal atau pikiran agar dapat menjamin, bahwa setiap perbuatan atau tindakan kita sesuai dengan kehendak Allah dan berkenan kepada-Nya. Sebab itu, marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang. Ada usaha untuk menanggalkan atau membuang perbuatan kegelapan atau dosa.
Mulailah mengenakan perlengkapan-perlengkapan rohani seperti merenungkan firman Tuhan siang dan malam, hidup berhati-hati agar tidak menyimpang dari kebenaran firman Tuhan. Usaha yang dilakukan secara terus menerus dan tidak tergantung pada situasi dan kondisi, sehingga orang lain bisa melihat perubahan kita. Mari lakukan transformasi pikiran setiap saat dan terus menerus agar hidup kita berkenan kepada-Nya.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau berubah agar kualitas hidupku semakin berkenan kepada-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 12:1-8; Efesus 1:15-23; Yesaya 64; II Raja-raja 4:8-5:27.
GBI Pasir Koja 39 Bandung