Renungan Harian (19 September 2016)

19MENGHENTIKAN BADAI

Yohanes 14:1-14

Yohanes 14:12. “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;”

Dalam perjalanan penginjilannya di Asia pada tahun 1962, perahu layar yang ditumpangi Charles Doss diamuk taufan. Sementara itu, perahu layar itu berukuran kecil dan sudah tua. Dua tahun sebelum kejadian ini, perahu itu seharusnya sudah tidak dipakai lagi. Ketika kemudian badai mengamuk, kapal itu terombang-ambing dengan begitu hebatnya. Sembilan orang penumpangnya hanya bisa pasrah karena kapal itu bisa tenggelam setiap saat.

Saat itu, Charles Doss melancarkan doa otoritatif untuk menghentikan badai tersebut. Ia membuka pintu menuju geladak. Ia bergumul melewati genangan air yang memenuhi geladak. Terdapat banyak ular berbisa dan bermacam-macam binatang laut merayap di geladak itu. Dengan terhuyung-huyung karena goncangan hebat, Doss berusaha mencapai pagar. Kapten kapal yang melihatnya mengira bahwa pendeta itu sudah gila dan akan bunuh diri. Tetapi, sampai di pagar kapal, Doss berdiri dengan tegapnya. Setelah mengambil nafas dalam-dalam, ia memerintahkan supaya badai menjadi tenang. Doss melakukan seperti apa yang pernah dilakukan Yesus. Mujizat pun terjadi. Badai itu reda dan laut menjadi sangat tenang. Perubahan alam yang misterius itu membuat kapten kapal menduga bahwa Doss mempunyai ilmu gaib dan kekuatan magis. Setelah merapat di Filipina, Doss bersaksi dan sang kapten pun menjadi percaya kepada Yesus.

Mungkin tidak banyak di antara kita mengalami mujizat seperti yang tertulis dalam Alkitab. Tetapi ketika merenungkan ayat dan kisah di atas serta melihat kesaksian mujizat kesembuhan yang terjadi, maka hal itu menjadi bukti bagi semua orang, bahwa mujizat masih ada sampai saat ini. Allah mau melakukan mujizat dalam kehidupan setiap pribadi. Sepatutnya kita berdoa agar Tuhan memakai kita menjadi pelaku-pelaku mujizat bagi setiap orang yang membutuhkan uluran tangan Kristus. Anda bisa menjadi penyalur kuasa mujizat itu, jika Anda percaya bahwa mujizat masih berlaku sampai saat ini. Percayalah! (NK).

Doa: “Tuhan Yesus aku percaya, bahwa mujizat itu masih terjadi sampai saat ini. Aku mau melakukan pekerjaaan-pekerjaan yang Engkau lakukan diatas bumi ini. Biarlah nama Tuhan Yesus selalu dimuliakan. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …