Renungan Harian 19 November 2021

PROSES

Rut 1

Rut 1:20. Tetapi ia berkata kepada mereka: “Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.

Naomi mengalami pergumulan hidup yang cukup berat. Ia mengalami masa kelaparan di negeri Yehuda. Ia dan keluarganya harus mengungsi ke tanah Moab. Kemudian suaminya, Elimelekh meninggal dunia, maka hanya Naomi dan kedua anaknya yang masih tinggal. Kemudian anak-anaknya Mahlon dan Kilyon menikah dengan orang Moab, bernama Orpa dan yang lainnya Rut. Mereka tinggal di sana selama 10 tahun. Lalu kedua anaknya itu, Mahlon dan Kilyon, juga meninggal, sehingga Naomi tinggal sendirian tanpa suaminya dan kedua anaknya.

Nama Naomi berarti menyenangkan, manis. Akan tetapi, karena proses yang dialami begitu berat, ia tidak mau dipanggil Naomi, tetapi minta dipanggil Mara yang artinya pahit. Mara juga nama sebuah tempat di mana ada sumber air yang pahit ketika bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.

Begitulah yang dialami beberapa di antara kita, kadang Tuhan mengijinkan hal-hal yang pahit terjadi dalam kehidupan kita. Yang penting disini adalah respon. Ketika respon kita benar, maka Tuhan dapat mengarahkan kita sesuai dengan rencana-Nya. Naomi dan Rut kembali kepada bangsanya sendiri dan tujuan ilahi atas hidup mereka dipenuhi. Selanjutnya Rut menikah dengan Boas, putra sulungnya Obed dianggap sebagai anak Naomi dan kemudian menjadi leluhur dari Daud.

Demikianlah, meskipun banyak pergumulan dalam hidup, tetapi kalau kita kembali kepada rancangan Tuhan semula, maka Tuhan bisa mengubah arah hidup kita menjadi berkat bagi orang lain sesuai dengan rencana-Nya. Bagian kita adalah setia mengalami prosesnya Tuhan, dan selanjutnya terserah Tuhan. Seperti Daud berkata, “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.”

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku percaya pada rencana-Mu dalam hidupku. Aku mau setia pada proses yang dari-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: 1 Yohanes 3:19-24; Filemon 1:8-12; Yehezkiel 18; Amos 5.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini  

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …