BANI ISHAKAR
1 Tawarikh 12:32. “Dari bani Isakhar orang-orang yang mempunyai pengertian tentang saat-saat yang baik, sehingga mereka mengetahui apa yang harus diperbuat orang Israel:”
Arti kata dari nama Isakhar dalam bahasa Ibrani adalah Allah memberi upah. Keturunan Yakub dengan Lea (Kej. 30:17-18), yang menghuni daerah pegunungan antara Bet-Pazes, Yizreel, Tabor dan Yordan (Yosua 19:17-23). Daerah kecil, tetapi letaknya menguntungkan. Ketika Daud bersembunyi dari pengejaran Raja Saul, ternyata banyak suku-suku yang datang bergabung dan mereka adalah orang-orang hebat bahkan menjadi pahlawan perang bagi Daud, salah satunya ialah suku Isakhar (1 Tawarikh 12:32).
Daud tidak hanya membutuhkan pahlawan perang yang piawai dalam bertempur dan menggunakan senjata perang, namun Daud juga ternyata membutuhkan orang-orang bijaksana seperti suku Isakhar dalam mengatur strategi perang dan mengambil keputusan.
Orang tua perlu memiliki hikmat untuk memahami keadaan, harus mampu menganalisa sebelum mengambil keputusan, tidak menanggapi sesuatu sebelum mengerti dan memahami dengan jelas. Perubahan jaman yang begitu cepat dengan kecanggihan teknologi akan sulit diikuti oleh para orang tua, oleh sebab itu kita harus mau belajar dan mengikutinya sekalipun tidak sehebat anak-anak kita. Ketika kita bijaksana mempelajari keadaan jaman dan suasana yang terjadi dalam keluarga, maka keputusan yang kita buat akan tepat dan bukan akibat dari sebuah kepanikan atau kesalahpahaman.
Jadilah orang tua yang bijaksana, sehingga anak-anak tetap merasa nyaman berada di tengah keluarga. Saat mereka menghadapi masalah di luar rumah, biarlah kita menjadi tempat mereka bertanya, mendapatkan jawaban dan ketentraman.
Doa: “Roh Kudus beri kami hikmat dan wahyu, agar kami dapat menjadi orang tua yang bijaksana bagi anak-anak kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung