Renungan Harian (19 April 2018)

MELUPAKAN KEKHAWATIRAN

Filipi 4:1-9

Filipi 4:6. ”Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

Mungkin Anda pernah mengikuti eksperimen yang di dalamnya Anda diberi sebuah frase [Kelompok kata] seperti “mobil merah” lalu diminta melupakan frase itu. Namun, semakin keras Anda berusaha melupakan, frase itu justru semakin melekat dalam pikiran Anda. Eksperimen ini memperlihatkan betapa kita takkan pernah bisa melupakan sesuatu yang menjadi pusat pikiran kita.

Demikian pula dengan kegelisahan, yakni respon alami kita saat mengkhawatirkan sesuatu dalam hidup ini. Kebanyakan dari kita mengalami insomnia karena terlalu keras berusaha memecahkan masalah rumit yang dihadapi. Hasilnya, masalah itu justru semakin kuat mencengkeram pikiran kita.

Alkitab meminta kita untuk tidak tertekan oleh berbagai masalah dalam hidup ini, melainkan menyerahkan semuanya itu kepada Allah. Rasul Petrus mengatakan, “Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Petrus 5:7). Demikian pula dalam Filipi 4:6, Rasul Paulus memberikan perintah serupa.

Yesus meminta para murid-Nya untuk tidak khawatir akan kebutuhan hidup mereka karena, “Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu” (Matius 6:32).

Cara untuk melupakan kekhawatiran adalah dengan memusatkan pikiran pada kebaikan dan pemeliharaan Allah yang penuh kasih, bukan pada masalah yang menggelisahkan kita. Lalu kita pun dapat berkata sama seperti pemazmur, “Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku” (Mazmur 94:19).

Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, firman-Mu sungguh menghiburkan hati dan menenangkan jiwa kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …