Renungan Harian (19 April 2016)

19PRIORITAS TERUTAMA

Hagai 1:1-14

Hagai 1:4. “Apakah sudah tiba waktunya bagi kamu untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedang Rumah ini tetap menjadi reruntuhan?”

Karena demikian sibuk dengan kepentingannya sendiri, orang Yahudi yang kembali dari pembuangan mengabaikan pembangunan rumah Allah. Sementara di saat yang sama rumah-rumah mereka dipapani dengan kayu aras, sedangkan Bait Suci tetap menjadi reruntuhan. Sehingga Allah kemudian berfirman melalui hamba-Nya Hagai dan mengingatkan bangsa itu, bahwa Allah dan pekerjaan-Nya haruslah diutamakan.

Demikian juga kita, Allah ingin agar Kerajaan Allah dan kepentingan-Nya yang benar haruslah dijadikan prioritas di dalam hidup kita (Mat. 6:33). Apa yang kita tetapkan sebagai prioritas sesungguhnya menunjukkan tingkat kasih kita. Jika kita memprioritaskan Allah, maka itu berarti kita mengasihi Dia di atas segalanya.

Ayat 6-11 menyatakan, bahwa umat Allah telah kehilangan berkat-berkat Tuhan karena mereka mementingkan diri mereka sendiri. Kita juga dapat mengalami penurunan berkat dan pertolongan Allah jikalau kita mengabaikan Tuhan dan pekerjaan-Nya. Namun Allah berjanji, bahwa mereka yang mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka berkat mereka justru akan semakin bertambah-tambah.

Bangsa Yahudi pun mendengarkan firman Allah dan menanggapinya dengan serius. Mereka kemudian mengabdikan diri untuk melanjutkan pekerjaan rumah Allah. Kemudian Allah menanggapi respon mereka dengan janji, bahwa Ia akan senantiasa menyertai mereka. Dan kita tahu, bahwa penyertaan Allah itu lebih dari cukup bagi kita untuk mengarungi kehidupan ini, bukan? Orang yang disertai Allah sudah tentu diberkati, dilindungi, dikuatkan, dihiburkan dan dimampukan-Nya untuk keluar menjadi pemenang, bahkan lebih dari pemenang. Haleluya!

Doa: “Sungguh Engkaulah yang terutama di dalam hidup kami, ya Tuhan. Bagi kami, Engkaulah segalanya. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …