
PENGABDIAN
Hakim-Hakim 14:1-20
Hakim-hakim 14:6 Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing – tanpa apa-apa di tangannya. Tetapi tidak diceriterakannya kepada ayahnya atau ibunya apa yang dilakukannya itu.
Kekuatan Jasmani dan keberanian yang begitu besar untuk menghadapi singa tanpa apa-apa di tangannya serta mampu mencabik-cabiknya seolah binatang yang dihadapi itu hanya seekor kambing bukanlah berasal dari diri Simson sendiri, tetapi akibat dari Roh TUHAN yang menguasai dirinya.
Sangat disayangkan reaksi Simson terhadap kuasa yang didapatkan dari Roh TUHAN dianggap biasa saja, bahkan kepada ayah dan ibunya pun apa yang sudah dilakukannya tidak diceritakan.
Seharusnyalah hasrat terbesar dari seorang hamba Tuhan atau orang Kristen sejati adalah supaya kuasa Roh Kudus bukan saja dialami untuk diri kita sendiri, akan tetapi disaksikan, diagungkan dan dimuliakan, yang pada akhirnya supaya nama Tuhan ditinggikan dan kerajaan-Nya datang.
Orang-orang yang sangat merindukan supaya Kristus dapat dimuliakan di dalam tubuh mereka memiliki pengabdian yang kudus terhadap tubuh mereka. Mereka berserah kepada-Nya, terserah dengan cara apa Ia mau membuat mereka berguna untuk kemuliaan-Nya. Apakah itu dengan jerih payah atau penderitaan, dengan kerajinan dan kesabaran, dengan melayani Dia dan hidup untuk kemuliaan-Nya, ataupun bahkan dengan menderita dan mati bagi Dia.
Doa: “Kiranya kuasa Roh Kudus yang ada padaku dapat diimpartasikan dengan benar dan dapat disaksikan kepada banyak orang. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung