Markus 16:1-6
Markus 16:3. “Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?”
Para perempuan dalam bacaan hari ini pergi membeli rempah-rempah pada hari Sabtu malam setelah hari Sabat berakhir, supaya mereka bisa pergi ke kubur Yesus pada subuh hari berikutnya, untuk mengurapi tubuh Yesus sebagai tanda kasih, pengabdian dan hormat. Membawa rempah-rempah ke kubur adalah sama dengan membawa bunga ke kubur pada zaman ini.
Tindakan para perempuan ini menghadapi dua masalah besar saat mereka hendak memberikan penghormatan pada tubuh Yesus. Penjaga Romawi dan batu besar di pintu masuk kubur. Rintangan-rintangan yang sulit diatasi. Namun, didorong oleh rasa kasih dan rasa syukur, mereka berjalan terus – sekalipun mereka saling mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sama. “Siapa yang akan menggulingkan batu besar itu bagi kita?”
Misi gereja – yakni mengabarkan Injil ke seluruh dunia – penuh dengan rintangan. Setiap rintangan itu tampaknya mengakibatkan resiko berat. Melawan kedegilan hati manusia, penyakit berat, bahaya, terorisme, kekecewaan, keserakahan, kuasa gelap dan bahkan perselisihan gereja. Apa yang diharapkan dapat dilakukan oleh sejumlah kecil para misionaris? Akan tetapi, sama seperti apa yang dihadapi para perempuan yang terkucil ini, kita akan tetap pergi mengabarkan Injil karena rasa kasih dan syukur kepada Yesus. Terlebih saat ini, kita telah tahu dan percaya, bahwa Yesus telah bagkit bahkan telah mengutus Roh Kudus yang memberi kita kekuatan dan kuasa untuk menjadi saksi-Nya, bahkan hingga ke ujung bumi.
Nyatakan rasa kasih dan syukur Anda kepada Yesus dengan tetap mengabarkan kabar sukacita dan keselamatan. Bahwa, nama Yesus adalah nama yang berkuasa untuk menyelamatkan manusia dari kuasa dosa dan nama Yesus adalah jaminan untuk kehidupan kekal .
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6).
Doa: “Kami mau menyatakan syukur dan kasih kami kepada-Mu dengan terus memberitakan tentang karya keselamatan-Mu kepada semua orang yang kami temui, Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
