Renungan Harian 18 Juni 2021

KETIDAKSTABILAN

1 Petrus 5:5-11

1 Petrus 5:10. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

Ketidakstabilan keluarga memengaruhi semua orang – terutama anak-anak. …korban yang paling rentan dari ketidakstabilan keluarga adalah anak-anak yang terlalu muda untuk memahami apa yang telah terjadi kepada kedua orangtua mereka.

Seorang guru di sebuah sekolah meminta murid-murid kelas VI SD untuk menyelesaikan kalimat yang dimulai dengan “Saya ingin….”. Sang guru mengira para muridnya akan mengungkapkan keinginan mereka terhadap sepeda, anjing, televisi, perjalanan wisata, dll. Sebaliknya, dua puluh dari tiga puluh anak mengacu pada keluarga mereka sendiri yang sedang menuju pada kehancuran. Beberapa di antara kalimat yang ditulis adalah sebagai berikut.

“Saya ingin agar kedua orang tua saya tidak bertengkar dan saya ingin ayah saya kembali.”

“Saya ingin agar ibu saya tidak punya pacar lagi.”

Saya ingin mendapat nilai A untuk semua mata pelajaran, sehingga ayah menyayangi saya.”

Dan ternyata banyak lagi jawaban-jawaban yang sangat mengagetkan.

Ayat di atas (ay. 10) menjelaskan, bahwa Allah telah memanggil kita mendapat bagian dalam kemuliaan-Nya yang kekal di dalam Kristus, maka kita dapat percaya bahwa Ia menolong kita untuk menempuh kesukaran kita dengan selamat sampai mencapai tujuan.

Kata meneguhkan terdapat dalam Lukas 22:32, dikenakan pada benda mati untuk menyatakan ‘keadaan yang tetap’. Kata menguatkan dapat berarti ‘maksud yang tentu’. Mengokohkan diterjemahkan dengan ‘memberi alas’.

1 Petrus 5:11 menyatakan, bahwa Allah melaksanakan segala sesuatu dengan kuasa, karena hanya oleh kuasa-Nya saja yang mengatasi segala sesuatu, kita dapat ditolong menempuh kesukaran yang ada.

Bersyukurlah karena Yesus selalu memberi kita kekuatan untuk mengatasi segala kesukaran yang ada. Dia yang membuat kita bisa terus stabil/kokoh menghadapi semua kesulitan hidup. Percayalah kepada-Nya!

Doa: “Kami bersyukur memiliki-Mu, Tuhan yang menolong kami mengatasi segala kesukaran. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 21:5-19; I Korintus 10:1-10; Kidung Agung 3; Hakim-Hakim 7:1-8:35.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …