
HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHAN
Matius 5:13-16
Matius 5:16. “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”
Penyembahan sejatinya bukanlah hanya tentang lagu, musik atau tarian. Penyembahan adalah tentang menjalani kehidupan yang memuliakan Tuhan.
Apa yang membuat Tuhan dipermuliakan?
- Perbuatan baik (Mat. 5:16).
Sedih sekali melihat mereka yang menyatakan dirinya sebagai penyembah Tuhan, menciptakan dan menyanyikan lagu-lagu rohani, melayani pekerjaan Tuhan tetapi berlaku jahat kepada keluarga dengan berselingkuh, berlaku kasar, mengabaikan dan perbuatan-perbuatan tidak baik lainnya. Hari ini Tuhan mengingatkan, agar kita bertobat dan berbalik dari jalan yang jahat kepada terang kebenaran Tuhan. Sekiranya semua keluarga Kristen benar-benar menyembah Allah, maka pasti tidak akan ada perceraian terjadi di semua pernikahan Kristen. Hal ini tentu akan dilihat dunia dan mereka akan memuliakan Bapa di sorga.
- Menjadi saksi Kristus (2 Kor. 2:14).
Kita adalah representasi Kristus di dunia, maka sebagai perwakilan-Nya, kita harus benar dalam mencitrakan Yesus lewat kehidupan kita. Sebarkanlah keharuman pengenalan akan Kristus di mana-mana, lewat perkataan kesaksian akan kasih, kebaikan dan kuasa Kristus yang telah kita alami. Juga dengan menjadi terang dengan hidup yang menjadi teladan.
- Hidup yang berbuah (Yoh. 15:8).
Mari isi hidup kita dengan melakukan hal-hal yang produktif bagi Allah. Tuhan memiliki rencana dan misi yang khusus bagi masing-masing kita. Dengar isi hati-Nya dan kerjakan apa yang Ia mau untuk kita kerjakan. Menjadi berkat dan menjangkau jiwa adalah hal yang Ia mau kita kerjakan dan mulailah dari lingkup terdekat dan terpenting, yaitu keluarga kita.
Doa: “Tuhan Yesus, taruhlah kerinduan-Mu di hatiku, kehendak-Mu di pikiranku dan percayakanlah pekerjaan-Mu di tanganku. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 21:5-19; I Korintus 10:1-10; Kidung Agung 3; Hakim-Hakim 7:1-8:35
GBI Pasir Koja 39 Bandung