
MENGATUR PERSEMBAHAN
Mazmur 5:2-13
Mazmur 4:6. “Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN.”
Daud menempatkan Tuhan sebagai pusat dan penentu dalam kehidupannya. Itu dinyatakan melalui kehidupan ibadahnya. Secara tetap ia mencari Tuhan dan mengatur persembahan bagi Tuhan. Daud benar-benar mengerti, makna persembahan bagi hubungannya dengan Tuhan. Waktu Persembahan atau saat mempersembahkan korban adalah saat perjumpaan dan perkenanan Tuhan. Itu sebabnya Daud mengatur persembahannya dan menunggu-nunggu waktu itu. Seperti halnya Abraham dalam Kejadian 15, saat Tuhan meneguhkan perjanjian dengannya. Abraham mengatur korban persembahan dan menungguinya, sampai Tuhan datang menanggapi persembahan itu.
Mengatur adalah kata yang sepadan dengan kata mengelola, di mana terdapat unsur: merencanakan, mengadakan, memilih yang sesuai dan tepat peruntukkannya, mempersiapkan dan menyajikannya. Itu seperti petani yang mengharapkan panen yang optimal dari hasil ladang dan benihnya. Petani menanam dan memelihara sesuai dengan musimnya. Ia mengatur ladang, benih dan hasil tuaiannya.
Aturlah persembahan kita sebagai ungkapan kasih dan syukur kita kepada Tuhan. Aturlah itu dengan iman dan pengharapan hingga Tuhan menanggapinya.
Doa: “Bapa ajarku memberi yang terbaik, sesuai dengan kasih-Mu kepadaku. Biarlah aku memberi karena aku mengasihi Engkau. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung