
Renungan Harian 18 Februari 2022
TOGO, PEMIMPIN Renungan Harian 18 Februari 2022
Markus 10:43-45
Markus 10:44. Dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
Togo, seekor anjing jenis Husky Siberian. Semula ia adalah anjing kecil yang tidak masuk dalam perkiraan sang pemilik untuk diikutkan dalam barisan anjing-anjing penarik kereta salju. Akan tetapi Togo kecil selalu berusaha dan berupaya untuk terlibat dalam rombongan anjing lainnya. Meskipun kecil tapi ia mampu menunjukkan kegesitannya. Dan berkali-kali ia dihalangi, dikurung, akan dijual kepada orang, tetapi Togo tetaplah Togo, anjing setia dan paling berani. Hingga suatu hari Togo yang kecil tersebut diberi kesempatan untuk menjadi anjing penarik kereta salju dan alhasil sang pemilik tercengang dan terkagum menyaksikan kehebatan sang Siberian Husky nya tersebut, bahkan dari itu sang pemilik sangat yakin, bahwa Togo bukan saja handal dalam menarik kereta salju akan tetapi Togo punya jiwa kepemimpinan yang kuat yang tidak pernah mundur mengambil risiko yang ada. Togo kemudian dipercaya sebagai anjing yang memimpin anjing lainnya dalam menarik kereta salju.
Kepemimpinan itu perlu. Pemimpin adalah orang-orang yang memimpikan mimpi-mimpi. Pemimpin adalah orang-orang yang visioner. Mereka adalah orang-orang yang harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling sulit dalam kelompok mereka menghadapi masalah-masalah yang paling rumit. Risiko dan kesenangan sudah mereka pertimbangkan sebelumnya, sebab merekalah orang-orang yang selalu berada di depan dan terus berfokus pada perspektif yang akan menjadi arah tujuan mereka.
Mari belajar menjadi pemimpin, dimulai dari komunitas yang kecil, kemudian berkembang ke yang lebih besar. Tuhan akan pakai kita kalau kita mau belajar.
Doa: “Roh Kudus, tolong dan mampukan kami untuk belajar menjadi pemimpin yang baik. Amin.”
Bacaan Setahun: Imamat 10-11; Matius 27:1-10.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung