Renungan Harian (18 Februari 2018)

TEMPAT KUDUS

Keluaran 3:1-6, Yosua 5:13-15

1 Korintus 3:16-17. “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.”

Ketika Musa sedang menggembalakan domba-domba di tanah Midian, tiba-tiba Allah menampakkan diri-Nya dan berfirman kepada Musa. Allah menyuruh Musa untuk menanggalkan kasutnya karena tempat yang Musa pijak adalah tempat yang kudus. Hal yang sama dialami oleh Yosua. Ketika Yosua berada di dekat Yerikho, Allah menyuruh Yosua untuk menanggalkan kasutnya karena Yosua berdiri di tempat kudus.

Kita tahu bahwa tempat yang mereka pijak adalah berbeda, tetapi kedua tempat tersebut dikatakan tempat kudus. Tempat kudus merupakan suatu daerah yang dipisahkan dan dibedakan untuk menjadi kediaman Allah. Oleh karena itu, Allah dapat menetapkan tempat kudus di mana pun sesuai dengan kehendak-Nya. Selain itu, Allah menginginkan tempat kudus-Nya tetap suci dan bersih sehingga Musa dan Yosua diperintahkan untuk menanggalkan kasut mereka.

Selanjutnya Allah memerintahkan bangsa Israel untuk mendirikan bait Allah sebagai tempat kudus Allah. Tepatnya di tabut Allah, di sana Allah bertahta. Imam-imam yang hendak melayani di bait Allah pun harus menguduskan dirinya dengan ketentuan-ketentuan yang diberikan Allah sendiri. Allah menghendaki tempat kediaman-Nya kudus, terpisahkan, dan bersih.

Setelah kematian Tuhan Yesus di kayu salib, bait Allah terbelah dua. Kemudian tabut Allah pun hilang dan tidak dapat ditemukan hingga saat ini.  Allah ingin menandakan bahwa kehadiran-Nya tidak lagi berada di tabut Allah. Kehadiran-Nya kini berada di dalam diri setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, adalah bait Allah dan Allah menginginkan tempat kediaman-Nya kudus. Jadikan Allah merasa nyaman tinggal di dalam setiap kita. Mari kita menanggalkan ‘kasut’ dan menjadikan hidup kita bersih dan kudus di hadapan-Nya.

Doa: “Tuhan Yesus, kami mau hidup takut akan Engkau dan taat kepada firman-Mu agar kami menjadi bait-Mu yang kudus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …