Lukas 2:8-14
Lukas 2:14. “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”
Hari Natal adalah perayaan untuk memperingati kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Setiap umat Kristiani selalu merayakannnya pada bulan Desember. Banyak acara perayaan yang diadakan. Kita dapat melihat pohon Natal dimana-mana. Hampir semua tempat dipenuhi oleh hiasan-hiasan Natal. Semua dibuat sedemikian meriahnya. Tidak lupa juga kado-kado diberikan bagi orang-orang yang kita kasihi. Begitu banyak luapan sukacita yang terlihat pada perayaan Natal.
Sukacita Natal pertama dirasakan oleh orang majus, gembala-gembala dan juga malaikat-malaikat di sorga pun memuji Allah. Mengapa mereka bersukacita? Apa sebenarnya makna Natal sehingga kita bersukacita?
Kristus datang ke dunia ini dengan satu tujuan: “Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Ketika kita memilih untuk percaya kepada-Nya, maka hidup kita menjadi hidup yang baru. Hidup kita tidak lagi menuju kepada kebinasaan, melainkan Dia menjanjikan hidup yang kekal bagi kita yang hidup di dalamNya. Kristus datang ke dunia untuk memulihkan hubungan manusia dengan Allah, sehingga manusia menjadi milik-Nya. Oleh karena itu, patutlah manusia bersukacita.
Inilah yang dimaksud dengan sukacita Natal yang sesungguhnya. Natal yang membawa begitu banyak perubahan dalam hidup kita, oleh karena Nama di atas segala nama, yang telah mengalahkan maut dan membawa kehidupan bagi setiap umat-Nya yang percaya, Dialah Yesus. Mari kita bersukacita dalam Natal tahun ini.
Doa: “Bersukacitalah hai jiwaku, karena telah lahir Juruselamat dunia bagi diriku. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
