LEBIH DARI PAHLAWAN
Amsal 16:32; 1 Petrus 4:7
Amsal 16:32. “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”
Saat mendengar sindiran pedas tentang dirinya di media sosial, hati Ira (bukan nama sebenarnya) menjadi panas dan mulai naik pitam. Nyaris saja ia membalasnya dengan nada yang sama, tetapi kemudian Roh Kudus mengingatkan Ira untuk bersikap tenang, kemudian ia pun memutuskan untuk tidur. Keesokan paginya, masalah yang semalam begitu menggusarkannya kini tampak sepele dan tidak perlu ditanggapi.
Amsal mengingatkan kita, bahwa orang yang sabar melebihi seorang pahlawan. Mereka yang dapat menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. Untuk menjadi seorang yang melebihi pahlawan dan perebut kota, Anda dan saya perlu untuk bersabar dan menguasai diri. Sayangnya, seringkali kita begitu mudahnya bereaksi akan segala sesuatu dan kerap tergoda untuk membalasnya dengan kemarahan, padahal ada kalanya kita tidak perlu bereaksi, apalagi reaksi negatif yang akan membuat persoalan menjadi melebar.
Menguasai diri juga akan memampukan kita untuk berdoa dan mencari kehendak Allah (1 Pet.4:7), sehingga dengan demikian kita akan terhindar dari keputusan-keputusan daging yang hanya akan membuahkan petaka bagi kita.
Puji Tuhan, kita telah dikaruniakan Roh Kudus yang akan menolong kita untuk mampu menaklukkan diri kita sendiri. Rasul Paulus dan Petrus menyebutnya sebagai karya pengudusan oleh Roh (2 Tes. 2:13). Tanpa kuasa-Nya, kita tidak akan berdaya dan kalah, tetapi dengan kuasa Roh-Nya, kita pasti keluar sebagai pemenang. Hanya, serahkanlah diri Anda untuk senantiasa dipimpin oleh-Nya.
Doa: “Terima kasih Roh Kudus, karena Engkau telah bekerja di dalam diriku. Aku rindu untuk terus diubahkan oleh-Mu, dan ajar aku untuk mendengarkan Engkau lebih lagi. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung