GEREJA YANG PROFETIK
Matius 25:31-40
Matius 25:36. “Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.”
“Yang dimaksud dengan gereja yang profetik adalah waktu Tuhan mau bergerak dengan agenda-Nya, ada gereja-Nya yang menangkap isi hatinya dan meresponi-Nya di sana.” – Pdt. Chris Manusama.
Semua kita pasti setuju, bahwa Allah sedang bergerak di bangsa kita. Namun, dimana dan bagaimana Allah melakukan pergerakan-Nya atas bangsa ini? Bagi saya kegerakan bukan bicara soal event-event besar di gereja atau di ‘kalangan kita sendiri’, tetapi apakah bangsa ini tahu ada Kristus, Juruselamat yang benar dan besar di gereja? Apakah kita yang adalah gereja-Nya membawa dampak yang dapat dirasakan bagi kota kita? Apakah kita dapat menawarkan solusi dari setiap persoalan yang di alami orang-orang di sekitar kita, karena kita memiliki Allah yang besar yang hidup di dalam diri kita? Atau kita sibuk dengan agenda gereja atau diri kita sendiri?
Saat mewawancarai seorang bapak, saya bertanya kepadanya apa saja yang ia lakukan setelah ia pensiun. Ia menjawab, “Saya kadang pergi naik angkot hanya untuk bercakap-cakap dengan supir angkot tersebut. Kadang supir angkot yang saya jumpai berkeluh kesah tentang penderitaannya. Saat itu saya akan menyampaikan berita Injil kepadanya, bahwa selalu ada jalan keluar di dalam Kristus.”
Dalam kesempatan lain, saya berjumpa dengan sepasang suami istri yang menjadi pecandu narkoba. Hati saya hancur melihat penderitaan anak-anak mereka. Mereka menyaksikan orang tua mereka mabuk dan bertengkar rebutan narkoba, ini tentu sangat melukai mereka. Pasangan ini bukan orang Kristen, tetapi mereka rindu ingin dilayani supaya bisa lepas dari ketergantungan mereka akan narkoba.
Allah sedang bergerak di bangsa ini dan mencari orang-orang yang mau menangkap isi hati-Nya, meresponi-Nya dan bergerak bersama-Nya. Bersediakah Anda?
Doa: “Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk menunjukkan cara menyatakan kasih-Mu kepada orang-orang di sekelilingku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung