Renungan Harian, 17 November 2019

KETIDAKADILAN

Habakuk 3

Habakuk 3:17-18. “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.”

Bila kita mencermati kehidupan nabi Habakuk dalam tiga pasal kitab Habakuk, ia sedang berada dalam situasi yang frustasi. Ia mempertanyakan ketidakadilan yang terjadi di bangsanya.  Ia menyaksikan penduduk Yehuda melakukan kejahatan rohani dan sosial, tetapi Allah tidak menghukum mereka.

Namun, apa yang Allah lakukan, sama sekali tidak terduga oleh Habakuk. Allah menghukum Yehuda melalui orang-orang Kasdim. Tentu saja ini bukan yang diharapkan Habakuk. Habakuk tidak mengerti bagaimana Allah memakai bangsa kafir yang jahat untuk menegakkan keadilan di tengah-tengah umat-Nya sendiri.  Bangsa Kasdim adalah bangsa yang tidak mengenal Allah. Di manakah keadilan Allah? Namun, Habakuk masih percaya akan keadilan Allah dan menantikan jawaban Allah. Jawaban Tuhan harus dinantikan dengan iman karena keadilan Allah akan ditegakkan pada waktunya.

Bagaimana Anda bisa hidup di tengah ketidakadilan? Anda dapat belajar dari Habakuk, ia bersyukur kepada Allah! Rasa syukur membangun iman Anda di masa-masa sulit.  Bila Anda mampu bersyukur kepada Allah bahkan di tengah situasi buruk, maka iman Anda akan bertumbuh. Habakuk tidak mengucap syukur kepada Tuhan atas semua hal-hal yang salah dalam hidupnya. Namun ia beryukur karena Allah akan menyelamatkannya.

Anda bisa bersyukur kepada Allah sebab Ia adalah Allah Juruselamat. Dia berjanji untuk menopang, membantu Anda keluar dari kesukaran, menguatkan dan memelihara Anda, untuk melakukan mukjizat dan menjawab doa-doa Anda.

Ayat Bacaan Setahun:  1 Yohanes 3:7-10; Titus 3:9-15; Yehezkiel 16:15-52; Amos 3

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau bersyukur, memuji dan menyembah-Mu atas setiap ketidakadilan yang aku alami, karena aku percaya Engkau penyelamatku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …