Renungan Harian (17 Nopember 2015)

17MELAYANI ALLAH ATAU MAMON?

Matius 6:19-24

Matius 6:24. “Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Hari ini banyak orang percaya yang membangun hidup mereka di atas batu karang materialisme. Saya banyak menemukan orang-orang yang tidak memiliki rasa puas, padahal hartanya sudah lebih dari cukup. Mereka terus ingin lebih dan lebih banyak hal lagi, dan selalu merasa kurang. Mereka lupa bahwa di dalam Kristus mestinya hidup dengan standar yang berbeda dengan dunia. Kepuasan kita tidak lagi ditentukan oleh harta melainkan oleh kehadiran Allah dan seberapa besar Ia termanifestasikan dalam hidup kita.

Adolf Berle, dalam studinya tentang kekuasaan, menunjukkan bahwa kekayaan sering membuat orang terasing, kesepian dan, tentu saja, takut. Banyak sekali orang kaya yang kesepian dan ketakutan, karena ketika ia membuat kekayaan sebagai tuhannya, sehingga hidupnya menjadi kosong, karena semua manusia memiliki kebutuhan akan Allah dan kebutuhan itu tidak dapat digantikan oleh apa pun dan siapa pun. Anda lihat, tanpa Allah, maka manusia akan kehilangan makna kehidupan.

Yesus berkata, “Anda tidak dapat melayani Allah dan uang.” Dengan kata lain Yesus menegaskan bahwa pengabdian kita kepada Allah harus total, tidak terbagi-bagi. Dan salah satu cara untuk melepaskan diri kita dari keterikatan akan mamon adalah dengan memberi. Ingat, ketika Allah memberi perintah itu sebenarnya untuk kepentingan kita dan bukan kepentingan Allah. Waktu Allah memerintahkan kita untuk memberi dan membawa perpuluhan itu bukan berarti Allah membutuhkan uang kita. Dia sang Pencipta langit dan bumi tidak membutuhkannya. Ia melakukan itu supaya hidup kita lepas dari keterikatan akan mamon yang hanya akan membawa kita kepada kebinasaan.

Prioritas Anda akan uang menunjukkan siapa yang Anda sembah. Allah kah? Atau mamon?

Doa: “Tuhan Yesus, kami sungguh bersyukur karena kami memiliki Engkau, maka hidup kami bebas dari ikatan mamon dan kami mendapatkan kepuasan penuh di dalam-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …