Renungan Harian 17 Juli 2021

MEMULIAKAN TUHAN MELALUI BAKAT

Matius 25:14-29

Matius 5:16. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.

Menurut Bram Soei Ndoen, penulis buku “Menemukan dan Mengembangkan DNA Brilian Anak”, ada 4 kebenaran tentang orang:

  1. Kebenarannya, setiap orang yang terlahir di dunia ini memiliki sedikitnya satu kecerdasan.
  2. Kebenarannya, tidak ada satu orang pun terlahir sebagai orang bodoh.
  3. Kebenarannya, setiap orang bisa sukses dalam kehidupan.
  4. Kebenarannya, apa pun kecerdasan yang dimiliki seseorang jika dikembangkan menjadi bagian yang terintergrasi dengan motivasi emosi, motivasi sosial, motivasi ekonomi dan motivasi spiritual, maka akan menjadikan orang itu sukses.

Dalam perumpamaan talenta di atas, Tuhan sudah memberikan talenta kepada setiap manusia untuk dikembangkan. Para orangtua, jangan pernah berkata bahwa anak kita bodoh, tidak bisa apa-apa, dan lain-lain. Tuhan menciptakan anak kita pasti ada tujuannya.

Beberapa dari kita dapat menyanyi dengan baik atau memainkan sebuah alat musik. Salah satu contohnya adalah Ludwig Van Beethoven, seorang komposer terkenal yang menggubah musiknya yang paling luar biasa setelah dia tuli. Yang lain dari kita mungkin baik dalam bidang olahraga atau mampu bekerja dengan baik dengan tangan kita. Bakat-bakat lainnya yang mungkin kita miliki adalah memahami orang lain, kesabaran, keceriaan, atau kemampuan untuk mengajar orang lain.

Jangan menyembunyikan bakat-bakat kita atau anak-anak kita. Pelajari setiap keterampilan-keterampilan yang kita miliki, bisa dengan mengikuti kursus atau seminar-seminar. Minta kepada Tuhan agar mengurapi setiap talenta yang kita miliki. Kemudian orang akan melihat perbuatan baik kita dan memuliakan Bapa di sorga (Matius 5:16).

Doa: “Urapi talenta kami dan mampukan kami untuk mengembangkannya bagi kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Bacaan Setahun: Yohanes 5:19-23; II Korintus 5:16-21; Yesaya 27; II Samuel 1.

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …