Renungan Harian (17 Januari 2018)

SUKACITA KARENA MEMBERI

Roma 12:11-15

Roma 12:15. “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!”

Kesaksian ini datang dari sepasang suami istri yang melayani sebagai konselor. Sebagai seorang konselor Kristen, mereka sangat menentang tindakan aborsi apapun alasannya. Setelah menikah, beberapa tahun kemudian Tuhan memberikan anugerah sehingga sang isteri hamil. Mengetahui hal ini, keluarga ini sangat bersukacita. Dalam usia kehamilan 3 bulan, pada waktu memeriksakan kandungannya ke dokter, ada berita yang mengejutkan mereka. Ternyata janin dalam kandungan itu ada 2, satu laki-laki dan satu perempuan. Tetapi janin perempuan memiliki kelainan yang bisa menyebabkan bahaya bagi janin laki-laki atau ibunya. Karena itu dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi sebagai tindakan penyelamatan.

Pasangan suami isteri yang menentang aborsi, kini diperhadapkan pada situasi ini. Pada bulan ke-6 dari kehamilan, mereka kembali mendatangi dokter kandungan, dan hasilnya dokter menemukan, bahwa bayi perempuan bisa dan siap untuk dilahirkan, tetapi hanya bertahan hidup selama 3 jam.

Pasangan ini memberi nama kepada bayi kembar mereka Andre dan Anna, sebelum mereka lahir. Setelah tiba waktu untuk kelahiran bayi-bayi, mereka sudah siap untuk menghadapi apa yang akan dialami bayi perempuan mereka. Andre dan Anna dilahirkan, dan Anna bisa bertahan hidup selama 6 jam. Di rumah sakit mereka dilahirkan, ada 2 bayi yang sedang membutuhkan donor organ tubuh agar mereka bisa hidup. Dan ketika mengetahui hal itu, kedua orangtua Anna bersedia mendonorkan organ tubuh Anna bagi ke 2 bayi tersebut sehingga mereka terselamatkan.

Ayah Anna menggendongnya dengan penuh kasih, bahagia dan bangga pada Anna, walaupun ia hanya hidup selama 6 jam, tetapi ia sudah menyelamatkan 2 orang dari kematian. Sesudah 6 jam yang berharga itu, akhirnya Anna pun meninggal.

Pelajaran penting dari kesaksian ini adalah, bahwa sukacita sejati terletak pada berapa banyak yang dapat kita berikan dari kehidupan ini. (NK).

Doa: “Tuhan Yesus, beri kami kemampuan untuk tetap bersukacita dan tetap mampu mengasihi, di tengah persoalan yang kami alami.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …